blackcurrantbery
- Reads 2,129
- Votes 235
- Parts 15
Aku bukan dia
Mempunyai anak adalah salah satu anugrah bagi sepasang suami istri, anugrah yang harusnya dijaga dengan baik dan diperlakukan dengan baik pula. Namun, jika belum siap jangan perlihatkan ketidaksiapan itu, berusahalah untuk belajar dan sabar karena itu resikonya.
Berlaku adil memang lah sangat susah, tapi jangan terlalu perlihatkan perlakukan tidak adil itu, mungkin kita sendiri tak merasakannya namun orang lain yang diperlakukan tidak adil itu sangat amat merasakannya.
Ia Zidane, adek dari Zayyanda, mereka anak kembar tak identik, ia sebenarnya tak mempermasalahkan hidup di lingkungan yang tidak siap karena mempunyai anak, tapi perlakukan yang adil itu benar harus diperhatikan. Karena ia merasakan sakit karena ketidakadilan itu.
" Zidan nggak salah, Zidan udah bilang jangan ikut main, abang tetap iku--"
" TOLAK, dengar?, jangan ajak abang mu main, ngerti?, dia sakit Zidan..."
***
Bugh
" Saya menyuruh mu untuk menjaga anakku, bukan menyakitinya sialan..."
" Mereka tidak bisa disatukan, pisahkan saja..."
***
Bugh
" Anak sialan, bangsat, kau apakan anak saya hah?"
" Zidan salah apa?, Zidan nggak pernah ngajak abang main lagi, Zidan nggak ambil mainan abang, Zidan,... nggak.... minta A-ayah sama Ibu abang lagi ..."
***
" Om, Zidan salah ya kalau zidan memang lomba basket kemaren?, soalnya Ayah marah, nggak terima Zidane menang....."
" Om, ulang tahun ini, Zidan dapat sepeda kayak abang juga nggak ya?, kan zidan nggak pernah dapat hadiah, kalau zidan minta sepeda boleh nggak ya om?"
" Om, badan Zidan sakit semua, padahal kan abang jatuh sendiri, kenapa ayah marah sama Zidan?, Zidan juga nggak satu sekolah lagi sama abang..."
" Maafin om, " Ia hanya satpam di rumah itu, ia tak mempunyai hak untuk ikut campur
**
BUGH
" PERGI DARI RUMAH INI, JANGAN PERNAH SEKALI LAGI KAU INJAKKAN KAKI HINA MU ITU DI RUMAH INI... PERGI KAU ANAK SIALAN"
Dan akhirnya aku diusir dari rumah
12 April 2025