my reading list! 💫
7 stories
Dierja Gentala, 1997  by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 644,678
  • WpVote
    Votes 45,886
  • WpPart
    Parts 20
[Part Lengkap] Kehilangan kali ini adalah awal dari kerasnya hati dan kepalaku. Aku mendadak bisa menjadi monster yang paling menakutkan sekaligus mematikan untuk anak-anakku. Bahkan di saat mereka masih tak paham bagaimana cara semesta yang keji ini bekerja tanpa sosok ibu di dalamnya. "Nak, kalau bisa, cari saja Bapak yang lain, jangan bertahan dengan sosok Bapak seperti aku." "Bapak mu ini monster yang tidak punya hati." -Lilpudu Copyright, 2O22.
LAUT PASANG 3 by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 12,163
  • WpVote
    Votes 713
  • WpPart
    Parts 2
Tidak ada yang lebih melelahkan dari menjalani hidup layaknya orang mati. Sebab ternyata menjalani kehidupan setelah perpisahan, membuat Apta kehilangan minat untuk menjalani hidup layaknya manusia normal. Yang jika diberikan pilihan antara hidup dan mati, lelaki itu akan memilih opsi kedua. Sebab tidak ada yang namanya ketenangan di dunia, melainkan hanya khayalan semata.
LAUT SEBELUM PASANG by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 19,121
  • WpVote
    Votes 1,308
  • WpPart
    Parts 2
1988 adalah tahun dimana kebahagiaan masih menyelimuti keluarga Purnomo. Tahun dimana Ibu masih ada, sebelum bintang paling terang pergi keperaduannya. Copyright, Lilpudu, 2024.
Laut Pasang, 1994 (SEASON 2) by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 264,406
  • WpVote
    Votes 18,183
  • WpPart
    Parts 7
Karena sejatinya, semua manusia di bumi ini akan saling meninggalkan. Lebih tepatnya, semua tidak kekal. Manusia akan datang dan pergi. Begitu seterusnya. Copyright, -Lilpudu, 2023.
MERAYAKAN KESEDIHAN  by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 94,072
  • WpVote
    Votes 9,775
  • WpPart
    Parts 6
[PREVIEW] Sebuah kisah yang ditulis dari sudut pandang raga-raga yang tersisa. Untukmu, untuk raga yang telah pergi. -Copyright, LILPUDU, 2023.
Laut pasang, 1994  by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 1,911,918
  • WpVote
    Votes 77,041
  • WpPart
    Parts 14
PART TIDAK LENGKAP. [Sudah dibukukan - Tersedia di Gramedia] Peristiwa yang menghancurkan seluruh kota dalam waktu singkat. 7 raga paling menyedihkan menjadi saksi bagaimana gilanya gelombang pasang malam itu. Malam terakhir penuh bintang, seindah senyuman ibu 6 tahun silam. "Apta! Esa! Pegang tangan Mas yang kenceng!" Copyright- Lilpudu, 2O22.
Tulisan Sastra✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 16,171,762
  • WpVote
    Votes 1,771,922
  • WpPart
    Parts 31
[SUDAH TERBIT] "Sahara, hidup itu perihal menyambut dan kehilangan. Kamu tahu lagu Sampai Jumpa-nya Endank Soekamti, kan? ya kira-kira begitu lah. Tapi kamu tahu alasan kenapa manusia punya perasaan? sebab itu adalah satu-satunya cara kamu mengingat dengan kesan yang tak habis-habis. Jadi jangan terlalu sedih jika menemukan kehilangan-kehilangan lainnya. Sedihlah seperlunya, lalu ingat bahwa sebenarnya kamu tidak benar-benar kehilangan. Sesuatu itu abadi dalam kenang yang kamu bawa dalam perasaanmu. Sampai sini paham, kan?" "Sastra, kamu lupa tentang satu hal. Semakin singkat suatu cerita, semakin dalam luka yang tertoreh. Kehilangan memang akan terus terjadi. Tapi kalau boleh aku memilih, aku belum siap kehilangan kamu." Catatan: baca cerita ini di rumah aja, jangan ditempat umum. Demi keselamatan kita bersama. Terima kasih. Copyright© Tenderlova, 2020 LovRinz Publishing Hak cipta dilindungi undang-undang.