tulisanirpan's Reading List
2 stories
Suka Duka Kerja Di Amartha by tulisanirpan
tulisanirpan
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Cerita: Di Balik Layar Amartha Namaku Irpan, seorang Bisnis partner data di Amartha. Aku bergabung 1 bulan lalu, dengan semangat membara ingin berkontribusi pada inklusi keuangan di Indonesia. Awalnya, aku hanya tahu Amartha sebagai platform peer-to-peer lending. Tapi begitu masuk, aku sadar: ini lebih dari sekadar angka dan pinjaman-ini tentang dampak nyata. 🌟 Suka: Misi yang Menginspirasi Setiap pagi, aku datang ke kantor (atau login dari rumah) dengan satu motivasi: membantu ibu-ibu di pelosok desa mendapatkan akses modal. Aku pernah ikut ke lapangan, ke desa di Pasir Penyu melihat langsung bagaimana Bu Siti, seorang penjual keripik, bisa memperluas usahanya berkat pinjaman dari mitra Amartha. Rasanya... haru. Data yang kukerjakan ternyata punya wajah dan cerita. Tim di Amartha juga luar biasa. Budaya kerja kolaboratif, penuh semangat, dan terbuka. Kami sering brainstorming bareng, bahkan CEO pun terbuka untuk diskusi. Ada program "Impact Day" tiap bulan, di mana kami bisa turun langsung ke lapangan atau ikut pelatihan sosial. 🌧️ Duka: Tantangan dan Tekanan Tapi tentu tak semuanya manis. Dunia fintech itu cepat dan penuh tekanan. Target tinggi, deadline ketat, dan sistem yang terus berkembang. Pernah suatu kali, sistem scoring kredit yang kubangun gagal memprediksi risiko dengan akurat. Beberapa mitra mengalami gagal bayar. Aku merasa bersalah, meski tahu ini bagian dari proses belajar. Kadang juga muncul dilema etis: bagaimana menyeimbangkan profit perusahaan dengan misi sosial? Apakah kita terlalu agresif dalam ekspansi? Apakah semua mitra benar-benar siap menerima pinjaman? Pertanyaan-pertanyaan itu terus mengusik. 🌈 Akhirnya: Bertumbuh Bersama Meski penuh tantangan, aku merasa tumbuh di sini. Aku belajar bahwa bekerja bukan hanya soal gaji atau jabatan, tapi tentang kontribusi. Di Amartha, aku menemukan makna. Kami bukan hanya membangun teknologi, tapi juga harapan. Ikuti kegiatan suka duka Irpan di dalam Amartha
Di Pisahkan Orang Tua by tulisanirpan
tulisanirpan
  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 11
Kehidupan Irpan: dari Desa ke Kota Irpan adalah seorang pemuda yang lahir dan tumbuh besar di sebuah desa kecil di pegunungan. Sejak kecil, ia dikenal sebagai anak yang cerdas dan gigih. Meskipun berasal dari keluarga sederhana, Irpan selalu memiliki semangat tinggi untuk belajar dan bercita-cita meraih kesuksesan. Di sekolah dasar, Irpan sering kali mendapat nilai terbaik di kelasnya. Ia sangat rajin membantu orang tuanya di ladang setelah pulang sekolah. Irpan tidak pernah merasa malu dengan latar belakang keluarganya; justru, ia selalu merasa bangga bisa membantu meringankan beban mereka. Saat menginjak remaja, Irpan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di sebuah sekolah menengah atas di kota. Ini adalah kesempatan besar baginya untuk meraih mimpi. Meski harus berpisah dari keluarganya dan hidup mandiri di kota, Irpan tetap semangat dan pantang menyerah. Setiap hari ia belajar dengan tekun dan aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolahnya. Di sela-sela kesibukannya, Irpan juga bekerja paruh waktu di sebuah toko buku untuk menambah penghasilan. Kehidupan di kota tidaklah mudah, namun ia selalu menemukan cara untuk mengatasi setiap tantangan yang datang. Irpan selalu mengingat pesan orang tuanya untuk tidak pernah menyerah dan terus berusaha sekuat tenaga. Setelah lulus dengan nilai cemerlang, Irpan berhasil mendapatkan beasiswa penuh untuk melanjutkan kuliah di universitas ternama. Di kampus, ia dikenal sebagai mahasiswa yang cerdas dan berdedikasi tinggi. Tidak hanya berprestasi di bidang akademik, Irpan juga aktif dalam organisasi mahasiswa, di mana ia mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan jaringan pertemanan yang luas. Kehidupan kuliah Irpan penuh dengan perjuangan dan pengorbanan. Namun, semua itu terbayar ketika ia berhasil lulus dengan predikat cum laude. Setelah lulus, Irpan diterima bekerja di sebuah perusahaan besar, menggapai impian yang sudah ia tanam sejak kecil.