ZyraJeon_
---
Di Universitas Arkenstone Jakarta adalah kampus elit, puncaknya tempat ambisi, reputasi, dan kekuasaan akademik saling berbenturan.
Rachel Valentina Lucia bukan sekadar mahasiswi berprestasi.
Dia adalah The Queen Bee.
Cerdas, dominan, berani, dan selalu berdiri paling depan, Rachel membangun takhtanya lewat kerja keras dan kecerdasan Brooklyn yang tajam. Semua orang mengenalnya, sebagian mengaguminya, sebagian takut pada ketegasannya. Ia bukan pemimpin yang manis, tapi ia adil. Dan di dunia Arkenstone, itu sudah lebih dari cukup untuk membuat orang berpikir dua kali sebelum menantangnya.
Satu-satunya orang yang berani menantangnya secara terbuka adalah Alexei Aldrich, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Axel.
Mahasiswa dingin keturunan Jerman dan Rusia dari keluarga pemilik konglomerasi teknologi terbesar di Eropa adalah antitesis hidup Rachel. Perfeksionis, analitis, dan alergi terhadap kekacauan emosional, Axel selalu hadir seperti variabel yang tidak bisa dihapus. Selama tiga tahun berturut-turut, nama mereka bergantian di puncak prestasi memicu persaingan intelektual paling sengit sekaligus paling menyebalkan di kampus.
Lalu takdir dengan selera humor yang buruk dan nol empati -- ikut campur.
Saat orang tua mereka memutuskan untuk menjodohkan dua pewaris takhta teknologi ini, Arkenstone berubah menjadi medan perang yang lebih personal.
Dia adalah rival akademiknya.
Dia adalah calon suaminya.
Dan dia... adalah orang yang paling ingin ia singkirkan.
"Kita bisa pura-pura tunangan, Axel. Tapi kalau lo nyentuh wilayah gue, gue gak akan segan ngirim lo kembali ke Berlin dalam peti kemas." - Rachel.
---
⚠️ WARNING
Don't copy my story, please!
Nulis cerita itu pakai waktu, tenaga, dan otak.
Kalau anda cuma bisa copy paste, itu bukan kreativitas, itu cuma malas yang dibungkus berani.
Hargai karya orang. Jangan ambil yang bukan milikmu.