ZyraJeon_
- Reads 1,774
- Votes 80
- Parts 1
---
"Uang bisa melunasi utangmu pada keluargaku, Hazel. Tapi tidak ada nominal di dunia ini yang bisa membeli kebebasanmu dariku."
Berdiri di tepi Jembatan Waterloo tampaknya menjadi titik akhir yang sempurna bagi Hazel. Dikejar oleh para penagih utang karena warisan sang ayah? Sudah biasa. Harus memutar otak demi biaya medis sang nenek? Jalani saja. Semua itu membuat kematian terasa seperti satu-satunya jalan keluar yang logis untuknya. Namun, takdir memiliki selera humor yang buruk ketika sebuah tangan tua menariknya kembali, menyodorkan sekoper uang tunai dan selembar kontrak yang tidak masuk akal.
Misi yang diberikan sebenarnya sederhana, Hazel hanya perlu masuk ke dalam kediaman Hawthorne yang agung, lalu taklukkan hati sang penerus tunggal-Alexander Hawthorne. Alasan di balik kontrak itu pun terdengar konyol, sang kakek hanya muak melihat cucunya yang terlalu lama menyendiri dan menolak setiap wanita yang dikirimkan kepadanya.
Berbekal kepasrahan dan kebutuhan mendesak akan uang, Hazel menerima tawaran tersebut. Ia mengira hanya akan menghadapi seorang pria kaya raya yang arogan, dan kurang kasih sayang. Sialnya, tidak ada yang memperingatkan Hazel bahwa Xander bukan sekadar pria lajang yang kuper, melainkan seorang pria berbahaya dengan isi kepala tak terprediksi yang memimpin sindikat kriminal paling ditakuti di London!
Bukannya disambut dengan romansa yang manis, Hazel justru harus memikirkan cara agar kepalanya tidak terpenggal di bawah tatapan mata biru safir Xander.
Kontrak mungkin bisa berakhir dan seluruh utang bisa dinyatakan lunas, tetapi sang monster telah mengunci sangkar emasnya rapat-rapat. Dan sang pawang konyol, baru menyadari bahwa ia telah terjebak bersama bahaya yang paling ia nikmati.
---
⚠️WARNING
Don't copy my story, please!
Nulis cerita itu pakai waktu, tenaga, dan otak.
Kalau anda cuma bisa copy paste, itu bukan kreativitas, itu cuma malas yang dibungkus berani.
Hargai karya orang. Jangan ambil yang bukan milikmu.