LalaFlaa
"Diratama, kuberikan namamu untuk malaikat kecil kita. Ku tulis juga buku ini untukmu tanpa sepengetahuanmu."
"Tetaplah abadi di hati, dan jangan sampai pergi. Menetaplah di pikiran, jangan sampai terkikis oleh zaman."
- Diary Adhisti Maharani.
•••
Dhira menjelajahi perjalanan waktu menuju masa lampau dengan buku diary milik Adhisti. Dirinya sekedar ingin tahu, sosok seperti apa ayahnya di masa lampau.
Dhira sedari lahir yang tak pernah melihat ayahnya, tak pernah tahu bagaimana pribadi ayahnya, kini dirinya akan mengetahui itu semua.
Tulisan tangan milik Adhisti ibundanya seolah menuntunnya untuk berimajinasi. Benar-benar indah dan menyenangkan untuk dibaca! Menurutnya.
"Bunda terlalu indah untuk ayah, dan ayah terlalu sempurna untuk bunda. Andai aku jadi keduanya, aku juga jatuh cinta sepertinya."
•••
"Kamu cantik Adhisti, tapi sayang kamu bertemu dengan orang seperti ku yang penuh kekurangan ini."
"Ssst. Dimataku, kamu sudah sempurna. Lihatlah buktinya, aku jatuh hati."
- Obrolan keduanya dengan bahasa isyarat.
•••
Warn (14+) akan ada adegan kekerasan dan semacamnya, jadi mohon bijak dalam membaca.
Update : tidak menentu, sesuai mood admin hehe.