MutiaWafa0
Bermula dari kesalahan Jihoon meninggalkan 2 adiknya dengan kedua orangtuanya, membuat Jihoon harus menghadapi kenyataan yang lebih berat.
Doyoung buta, tonjokan ayah pada mata kirinya tidak main-main.
Doyoung juga lupa ingatan.
Sedangkan, Junkyu Trauma, apalagi saat menyaksikan amukan sang ayah pada putra kesayangannya.
Setiap melihat mata Doyoung, Jihoon dan Junkyu dipenuhi dengan rasa bersalah.
Mencoba memperbaiki semua nya dengan perlahan, namun Jihoon justru tanpa sengaja malah semakin memperburuk keadaan.
Doyoung..
Adiknya itu dibenci oleh kedua orangtuanya.
Kondisi Doyoung juga tidak baik, apalagi.. setelah kejadian menggemparkan di rumah sakit hari itu
Cacian, makian, pukulan ia dapatkan dari sang ayah.
Jihoon yang kerja dari pagi hingga sore untuk mempertahankan hidupnya dan dua adiknya, merasa bersalah karena ketika ia pulang.. ia selalu mendapatkan luka baru di tubuh, maupun wajah kedua adiknya.
Jihoon frustasi.
Ia tidak tau apa yang harus dilakukannya.
Ia ingin menjaga kedua adiknya, tapi ia juga harus bertanggung jawab untuk kehidupannya dan dua adiknya.
Sampai suatu insiden mengerikan datang kepadanya, memberikan luka dan penyesalan bagi Jihoon...