xyxyxy72
Dari ribuan manusia di muka bumi ini, Amel adalah salah satu manusia yang tidak percaya akan cinta yang tulus. Baginya, konsep itu terlalu indah untuk dipercaya. Ia merasa tidak layak dicintai, ia merasa hanya seorang perempuan yang memiliki banyak kekurangan.
Bahkan tidak berani berharap ada yang menyukainya. Namun, tahun 2020 menjadi titik balik. Ketika pandemi Covid-19 melanda, Amel menemukan kebahagiaan yang tak terduga. Ia menyadari bahwa cinta sejati tidak memandang penampilan atau status. Apakah Amel siap menerima cinta yang telah lama ditunggu-tunggunya? Atau ia kini menyukai laki-laki yang 6 tahun selalu menunggunya?
•
•
•
Ditulis pada hari Jum'at, 13 Desember 2024 ketika aku dan pacarku sedang berjarak 14 Kilometer.
Cover: Diambil di Pinterest dan diedit di Canva