inkbreeze
- Reads 26,127
- Votes 3,917
- Parts 28
Setelah semua yang ia berikan, Carmen justru kehilangan satu-satunya tempat yang pernah ia sebut rumah.
Di antara sorotan panggung, jadwal yang tak pernah berhenti, dan senyum yang harus selalu sempurna, hatinya perlahan retak bukan oleh dunia luar, melainkan oleh orang yang paling ia percaya.
Musim ini bukan tentang mimpi yang gemerlap atau ambisi yang berisik.
Ini tentang jarak yang tumbuh diam-diam, tentang kepercayaan yang terkikis tanpa suara, dan tentang perasaan ditinggalkan meski masih berdiri di tempat yang sama.
Carmen belajar bahwa mencintai tidak selalu berarti dimiliki, dan bertahan tidak selalu berarti bahagia.
Saat semua terasa semakin asing, ia dihadapkan pada pilihan paling sunyi tetap tinggal dengan luka yang tak kunjung sembuh, atau pergi dan melepaskan segalanya termasuk dirinya yang dulu.