Yeonzz_'s Reading List
2 stories
Electric Kiss [아파도 돼] by kadachune26
kadachune26
  • WpView
    Reads 2,817,208
  • WpVote
    Votes 195,194
  • WpPart
    Parts 106
Anna tidak tahu kalau sekolah berasrama bisa menjadi tempat yang mirip seperti tempat tahanan. Kalau bukan, jelaskan kenapa Anna merasa melihat banyak orang jahat? Terutama cowok itu, cowok yang paling jahat; Sehan. *** Kesan pertama Anna Rin tentang sekolah pilihan ayahnya adalah 'penjara'. Bagaimana Anna tidak berpikir seperti itu saat melihat sekeliling bangunan sekolah yang dibangun benteng tinggi seolah-olah sekolah ini adalah penjara elite berkedok sistem pendidikan. Seakan itu belum cukup seram, Anna bertemu dengan seseorang yang sebentar lagi akan mengubah hidupnya, mengacaukan emosi dan pikirannya; seseorang yang tentu saja Anna pikir dia jahat sejak pertama kali bertemu dengannya; seseorang itu bernama Sehan. Mengenal Sehan membuat Anna melakukan hal-hal yang enggan dia lakukan, tapi akhirnya Anna lakukan juga yang tanpa sadar telah menarik perhatian Sehan, seperti pergi ke pesta yang diam-diam diadakan di luar sekolah saat pihak sekolah melarang murid untuk keluar dari lingkungan sekolah, bergabung dengan para pemberontak yang berencana mengacaukan sekolah, dan menguras emosi dengan membenci Sehan. Anna pikir hidupnya akan berubah di masa SMA-nya, tapi justru Anna terlibat banyak kekacauan hanya karena bertemu dengan satu orang itu. Desain cover oleh instagram: @Jungnaraa_
Rumah by quietconnection
quietconnection
  • WpView
    Reads 18,636
  • WpVote
    Votes 2,038
  • WpPart
    Parts 75
Cerita ini sepenuhnya fiksi. Nama, karakter, tempat, dan peristiwa hanyalah imajinasi penulis. Jika ada kesamaan dengan dunia nyata, itu kebetulan semata. Pharita Elina (25) CEO firma konsultan strategis di Jakarta, fokus pada bisnis digital dan ekuitas pasar. Lulusan S2 Manajemen Internasional Singapura. Tenang, rasional, perfeksionis, tapi diam-diam penyayang. Sulit mengekspresikan emosi, hanya selektif. Jarang aktif di media sosial, lebih sering menghabiskan malam di apartemennya di Setiabudi membaca laporan atau mendengarkan musik klasik. Anak tunggal yang mandiri sejak kuliah, lingkaran sosialnya kecil; hanya beberapa kolega dan Asa, sahabat lama sejak SMP-SMA. Ahyeon Wistara (17) Siswa kelas 12 di SMA unggulan Jakarta Selatan. Ketua klub film, kadang ikut lomba debat dan esai. Mengagumi Pharita dan ingin kuliah Manajemen seperti dirinya, meski masih ragu soal masa depan. Peka, hangat, humoris, tapi suka berpikir dalam diam. Hobi menulis skenario di ponsel dan punya akun burner untuk mengikuti orang yang dikagumi-termasuk Pharita. Tinggal bersama orang tua dan kakaknya, Asa. Lebih dekat dengan Asa, sering curhat padanya, sementara malamnya diisi menonton film lama atau merenung soal hidup. Asa Wistara (25) Kakak Ahyeon, desainer grafis di startup branding lokal sekaligus freelancer. Lulusan DKV Bandung yang kembali ke Jakarta. Santai, ceplas-ceplos, tapi protektif pada adiknya. Sahabat dekat Pharita sejak SMP hingga sekarang; mereka sering bertemu untuk berbagi cerita. Hobinya bermain game atau nongkrong di kafe langganan, kadang mengajak Pharita sekadar "update hidup." Ketiganya terhubung oleh persahabatan lama dan perbedaan usia yang menciptakan dinamika unik: Pharita dengan keseriusan dunia dewasa, Ahyeon dengan keceriaan remaja yang polos, dan Asa sebagai penghubung keduanya.