Cerita oleh Linnotscaryanymore
15 stories
Aku Benci Ini. by Linnotscaryanymore
Linnotscaryanymore
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
Blaze yang baru berusia 16 tahun, kehidupan di Desa Rintis sangatlah sederhana dan bisa ditebak. Hanya ada dia, dan Mara, ibunya yang berusia 41 tahun yang tangguh yang membagongkan. Namun, sebuah obrolan di satu sore mengubah segalanya. Tanpa ada tanda-tanda sebelumnya, Mara menjatuhkan sebuah bom informasi, Blaze ternyata tidak pecat dari batu. Ayahnya masih hidup. Lebih gila lagi? Dia memiliki enam saudara kembar, tiga abang dan tiga adik. Sebelum rahang Blaze yang melongo sempat kembali ke tempatnya, Mara menambahkan satu kalimat fatal yang membuat Blaze langsung melongo. Bagaimana jadinya jika seorang anak tunggal mendadak harus berbagi atap dengan enam kembarannya yang belum pernah ia temui seumur hidup? Selamat datang di babak baru kehidupan Blaze yang penuh kekacauan dan meresahkan! CATATAN: TOXIC AREA, BANYAK TYPO, OUT OF CHARACTER.
Taufan Returns by Linnotscaryanymore
Linnotscaryanymore
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
Catatan: No BL.
SECOND CHANCE? I DON'T THINK SO. by Linnotscaryanymore
Linnotscaryanymore
  • WpView
    Reads 554
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 7
Tujuh abang beradik yaitu Halilintar, Taufan, Gempa, Blaze, Ice, Thorn, dan Solar kehilangan orang tua mereka yang menghilang tanpa kabar. Puncaknya, saat si kembar sulung, Halilintar dan Taufan, menginjak usia 19 tahun, ego dan tekanan hidup memicu pertengkaran hebat di antara keduanya. Muak dengan keadaan, mereka berdua memilih pergi dan menelantarkan adik-adiknya diusia 20 tahun. Di usia yang baru 16 tahun, Gempa terpaksa mengubur impiannya. Ia putus sekolah dan membanting tulang demi menghidupi keempat adiknya yang masih kecil, yaitu Blaze dan Ice yang berusia 13 tahun, lalu Thorn dan Solar yang berusia 11 tahun. Lima tahun berlalu. Gempa yang berusia 21 tahun kini tumbuh menjadi pemuda yang kurus dan menyedihkan akibat bekerja keras selama 5 tahun terakhir. Namun pengorbanannya berhasil menyekolahkan adik-adiknya hingga menginjak bangku SMA. Suatu siang di taman kota, Blaze tidak sengaja menabrak seorang pria kaya. Ketika pandangan mereka bertemu, waktu seolah berhenti. Pria itu adalah Halilintar dan Taufan, yang kini telah sukses dan bergelimang harta. Gempa datang menghampiri untuk memeriksa Blaze. Halilintar dan Taufan syok setengah mati melihat kondisi adik kesayangannya dulu yaitu Gempa yang tampak begitu kurus dan menyedihkan. Namun, alih-alih memaki atau menangis, Gempa justru memasang senyum sangat hangat. Ia membungkuk hormat, meminta maaf atas kecerobohan adiknya dan berpura pura tidak mengenali mereka, lalu menarik Blaze pergi. Kata-kata dan senyuman itu menjadi hantaman keras yang meninggalkan rasa penyesalan mendalam di hati kedua abang sulungnya. Bagaimana cara agar mereka bisa berkumpul seperti dulu? Baca sendiri, nanti kamu juga akan mengetahuinya. Catatan: NO BL. Banyak typo.
Blue Eyes by Linnotscaryanymore
Linnotscaryanymore
  • WpView
    Reads 2,176
  • WpVote
    Votes 570
  • WpPart
    Parts 33
Catatan: •) No BL •) Banyak typo Terlihat seorang anak laki-laki berusia sekitar delapan tahun. Namanya Ice. Penampilannya sungguh memilukan, pakaiannya lusuh dan kotor, kulitnya tampak pucat dan kurus kering seolah tak pernah mendapat perhatian atau kasih sayang. Namun, hal yang paling menyayat hati adalah kedua matanya, berwarna biru muda yang indah, namun tampak kosong, datar, dan sama sekali tak memancarkan binar kehidupan. Tak ada senyum, tak ada air mata, hanya tatapan kaku yang menatap lurus ke arah jalan raya di hadapannya. Sampai pada suatu malam, suasana sepi itu berubah. Melintaslah sebuah keluarga yang hangat dan penuh tawa. Di tengah mereka ada seorang anak laki-laki seusianya yang bernama Blaze. Saat berjalan, pandangan Blaze tertuju tepat pada sosok diam yang terlihat sendirian. Penasaran dan terlalu bersemangat untuk menyapa, ia tiba-tiba berlari mendahului keluarganya, melesat masuk ke tengah jalan raya yang ramai tanpa memikirkan bahaya. Namun sebelum tertabrak, sebuah dorongan kuat tiba-tiba mendorong Blaze ke arah yang aman. Blaze akhirnya melihat dengan jelas keadaan anak yang telah menolongnya itu, betapa mengenaskannya nasibnya, betapa dingin dan sepinya raut wajahnya, dan betapa rapuhnya sosok yang baru saja mempertaruhkan dirinya demi orang asing. Hati kecil Blaze tersentuh mendalam melihat kekosongan di mata biru muda itu. Sejak hari itu, Blaze bertekad bulat. Ia tak mau membiarkan Ice sendirian. Dengan dukungan keluarganya, Blaze mengajak Ice untuk pulang, untuk menjadi bagian dari rumah dan keluarga mereka. Perlahan namun pasti, cahaya yang dibawa oleh Blaze mulai merembes masuk ke dalam kekosongan hati Ice. Hari-hari yang dulu kelabu dan diam, kini perlahan dipenuhi tawa, kehangatan, dan kehadiran orang yang tulus. Meski luka masa lalu takkan hilang begitu saja, hidup Ice mulai berubah menjadi jauh lebih baik, karena di ujung kesepiannya, ia telah menemukan cahaya yang tak akan pernah membiarkannya gelap lagi.
THE PAIN BEHIND YOUR GLANCE [ END ] by Linnotscaryanymore
Linnotscaryanymore
  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
Taufan adalah orang yang ceria, aktif, dan selalu membawa tawa ke mana pun ia pergi. Dengan sepasang mata biru safirnya yang jernih, ia selalu berusaha menyinari hari-hari orang di sekitarnya, terutama sang kakak tersayangnya yaitu Halilintar. Bagi Taufan, Halilintar adalah dunianya. Namun bagi Halilintar, Taufan tampaknya tak lebih dari sekadar gangguan yang memuakkan. Setiap kali Taufan mencoba mendekat, membagikan cerita, atau sekadar ingin menghabiskan waktu bersama, yang ia dapatkan hanyalah tatapan dingin dari netra merah gelap milik Halilintar. Tatapan yang penuh rasa jijik dan kekesalan yang menusuk. Di luar, Taufan mungkin akan tetap tersenyum lebar dan bertingkah konyol, seolah benci itu tak mempan baginya. Namun di dalam hati, senyum itu perlahan mengikis jiwanya, meninggalkan luka emosional yang teramat dalam dan rasa sedih yang tak pernah ia tunjukkan pada dunia. Namun, ada sebuah rahasia besar yang terkunci rapat di balik dinding es yang dibangun Halilintar. Setiap kali Halilintar melontarkan kata-kata tajam, setiap kali ia memandang adiknya dengan tatapan menghina, dan setiap kali ia mendorong Taufan menjauh, ada bagian dari hati Halilintar yang hancur berkeping-keping. Di balik topeng kebencian itu, Halilintar sebenarnya sangat menyayangi Taufan melebihi nyawanya sendiri. Ada alasan kelam dan menyakitkan yang memaksa Halilintar harus bersikap kejam. Setiap air mata tersembunyi Taufan adalah belati yang menghujam dada Halilintar, membuatnya didera rasa bersalah dan kesakitan yang luar biasa.
The Tale of Beliung [ End ] by Linnotscaryanymore
Linnotscaryanymore
  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 8
Beliung, salah satu sang Legendaris, mencapai status Legendaris melalui penggunaan kekuatan angin. Dia menjadi guru bagi Taufan. Meskipun masa-masa bertarungnya bersama Crystal dan Voltra telah lama berlalu, semangatnya tetap teguh dan tak tergoyahkan.
. by Linnotscaryanymore
Linnotscaryanymore
  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
.
Code Spoiler [ End ] by Linnotscaryanymore
Linnotscaryanymore
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
Code