omarlezian
- Reads 20,955
- Votes 1,172
- Parts 52
Peringatan: Novel ini mengandung konten dewasa, kekerasan, dan adegan seksual eksplisit (21+).
Elian adalah pedang terbaik Kerajaan Lumenia. Sebagai Ksatria Suci, sumpah setianya hanya satu: Memenggal kepala Raja Iblis Zorak dan membersihkan dunia dari kegelapan. Dengan Pedang Solari di tangan dan cinta tunangannya, Putri Livia, di hati, ia memimpin pasukan menuju Lembah Kematian untuk pertempuran terakhir.
Namun, takdir tidak memberinya kemenangan, melainkan hukuman yang manis.
Benturan energi dahsyat di medan perang tidak membunuh Elian. Ia terbangun di ranjang sutra musuhnya, bukan sebagai pahlawan yang gagah perkasa, melainkan sebagai wanita cantik dengan tubuh yang dirancang untuk kenikmatan.
Terjebak di dalam istana musuh dengan nama baru-Elara-ia harus menghadapi kenyataan yang lebih mengerikan daripada kematian: Tubuh barunya mengkhianati akal sehatnya. Setiap sentuhan Raja Iblis yang seharusnya ia benci, justru membakar gairah yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. Sentuhan kasar yang memabukkan, bisikan dominan yang meruntuhkan ego, dan janji kenikmatan yang menggoyahkan iman.
Sementara itu, di seberang perbatasan, Kerajaan Manusia yang ia bela mati-matian mulai menunjukkan wajah aslinya yang busuk. Ketika pahlawan digantikan oleh monster, dan kesucian digantikan oleh nafsu kekuasaan, Elara berdiri di persimpangan jalan.
Apakah ia akan berjuang mengembalikan kejantanannya yang hilang? Atau menyerah pada takdir barunya sebagai Ratu yang akan menyatukan dua dunia melalui darah, keringat, dan penyatuan tubuh yang terlarang?
"Dulu aku memegang pedang untuk membunuhmu. Sekarang, tubuhku hanya menginginkanmu untuk mengisiku."