xiexiediana6
Entah bagaimana ceritanya seorang Samantha Celestine Adellion bisa masuk ke dalam novel usang itu.
Si nenek tua ini?! Heey!! Dirinya ini sudah berusia 84 tahun, dan masuk ke novel dark romance para remaja yang penuh dengan obsesi?
Yang benar saja, membayangkannya pun tak sudi.
Anehnya, wajah yang dia miliki ini adalah wajah saat dirinya masih muda. Hanya saja identitasnya yang berbeda.
Di dunia barunya, Samantha hanyalah seorang figuran yang menjabat sebagai guru BK, yang tak pernah di ketahui namanya, atau-karena dirinya yang belum membaca buku itu sampai akhir?
***
"Bu Rara tunggu, aku punya berita penting buat ibu." ucap Kael yang sudah berada di depan, menghalangi jalan guru favoritnya.
Rara sendiri hanya menatap tak suka pada murid yang selalu mengganggu dirinya.
Kael yang melihat tatapan Rara hanya bisa tersenyum lebar tanpa dosa.
"Tara... Aku udah punya KTP."
Rara hanya menatap datar KTP Kael yang tepat berada di depan wajahnya.
Rara melewati Kael begitu saja, dirinya ingin segera pulang.
"Tanggapin dong bu, saya dapet KTP ini harus nunggu tujuh belas tahun loh."
Rara berhenti sejenak dan tersenyum, sangat memperlihatkan jika senyuman itu penuh ketidak ikhlasan.
"Beeeh, Kael udah mulai tua, selamat ya."
Bukannya tersinggung, Kael malah mengatakan hal yang membuat Rara naik pitam.
"Karena menurut ibu saya ini udah mulai menua, saya bisa nikahin ibu dong." Kael bahkan mengedipkan sebelah matanya untuk menggoda Rara.