233M2_ndmrallesig
- Reads 1,038
- Votes 326
- Parts 80
Dulu, nama keluarga Tangsakyuen begitu dihormati. Rumah besar, mobil mewah, pesta keluarga, dan kehidupan sempurna yang selalu membuat orang iri. Tapi semuanya runtuh hanya karena satu hal: judi.
Ayah Phuwin terlilit hutang miliaran hingga kehilangan seluruh hartanya. Saat para penagih mulai datang dan hidup mereka hancur perlahan, hanya satu keluarga yang bersedia membantu-keluarga Naravit.
Namun bantuan itu tidak gratis.
Sebagai gantinya, ayah Pond meminta satu syarat sederhana sekaligus kejam: ketika Phuwin menginjak usia 20 tahun nanti, dia harus menikah dengan putra mereka, Pond Naravit.
Tidak ada yang bertanya apakah mereka mau.
Saat perjanjian itu dibuat, Phuwin baru berumur 10 tahun. Anak kecil yang masih takut petir dan suka menggambar di tembok kamarnya. Sedangkan Pond sudah 15 tahun-dingin, pendiam, dan terkenal sulit didekati.
Bagi Pond, perjanjian itu hanyalah urusan bisnis keluarga.
Bagi Phuwin... itu seperti hidupnya dijual.
Tapi tidak ada yang tahu, semakin mereka tumbuh bersama di bawah satu atap, batas antara benci, kasihan, nyaman, dan cinta mulai perlahan menghilang.
Dan terkadang, hubungan yang dimulai karena hutang... justru menjadi tempat pulang paling tulus.