Salvatore_293
- Reads 1,433
- Votes 135
- Parts 3
Dibalik sikapnya yang tenang dan penuh perhitungan, Skylar menyimpan luka dari kehidupan yang terus berulang. Tatapannya selalu tajam, seakan memahami lebih banyak dari yang ia tunjukkan. Ia tidak percaya pada kebetulan-baginya, setiap pertemuan adalah bagian dari siklus yang telah ditentukan.
Jika Skylar adalah samudra yang dalam, maka Dyrenn adalah ombak yang tak pernah tenang. Ia spontan, berjiwa bebas, namun terikat pada masa lalu yang selalu menariknya kembali. Senyumnya tampak ringan, tetapi ada kehampaan di matanya yang sulit dijelaskan. Dalam putaran takdir yang kembali mempertemukan mereka, Dyrenn harus memilih-menjalani kehidupan seperti sebelumnya, atau menghancurkan rantai yang terus mengikatnya pada masa lalu.