List09
"Nyari sesuatu?" tanyanya buat kamu merasa terbang. Kelas yang berisik lenyap digantikan suara berat Zakky. Suaranya dingin dan itu yang bikin kamu penasaran selama ini.
Pipi kamu bersemu, gugup buat jawab pertanyaan klise itu.
"Eh, pulpen." Kamu berusaha tenang, meremas kedua telapak tangan, mengalihkan rasa gugup.
Zakky diam tiga detik. "Oh."
"Kamu lihat?" Lagi. Kamu coba buat mencari bahan obrolan biar bisa mendengar suaranya lebih lama dari biasanya.
"Enggak." Dia lanjut nyalin jawaban di bukunya pakai pulpen itu.
Pulpen kamu.
Kepala kamu berisik. Ada dua opsi. Pertama, itu pulpen kamu, tegur dia. Kedua, itu Zakky. Gebetan kamu, kalau salah nuduh gimana? Malu.