Boboiboy⚡️(simpan dulu, baca waktu senggang)
6 stories
Tunas Rasa by astroST7
astroST7
  • WpView
    Reads 1,691
  • WpVote
    Votes 316
  • WpPart
    Parts 9
Lautan kegelapan dalam jiwa Retak'ka terasa kental dan mencekam. Dahulu, Solar bersinar dengan kebanggaan di sana, mengira ia telah menemukan inang yang ambisius dan tak tergoyahkan. Namun, kebanggaan itu membusuk menjadi kengerian saat ia menyaksikan tuannya berubah menjadi monster serakah. Retak'ka bukan lagi pahlawan, melainkan lubang hitam yang menelan segalanya. Dari sudut kesadaran yang gelap, Solar membeku menatap kelima cahaya yang terperangkap bersamanya. Pemandangan itu adalah mimpi buruk abadi. Thorn meringkuk dalam kesedihan yang merobek sukma. ​Taufan berkedip liar, nyaris gila karena kehilangan kebebasan udaranya. ​Ice menatapnya dengan kedinginan yang penuh penghinaan. ​Blaze memancarkan amarah yang membakar, seolah dendamnya sanggup menghancurkan segalanya. ​Namun, yang paling menghancurkan Solar adalah Halilintar. Tatapan merahnya setajam belati petir, menghakimi Solar dengan pesan bisu: "𝑲𝒂𝒖 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒂𝒘𝒂𝒍 𝒃𝒆𝒏𝒄𝒂𝒏𝒂 𝒊𝒏𝒊. 𝑲𝒂𝒖𝒍𝒂𝒉 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒌𝒆𝒌𝒖𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒔𝒆𝒓𝒂𝒌𝒂𝒉." Solar merasa kotor. Ia merasa menjadi akar dari segala dosa Retak'ka. Kehancuran itu akhirnya datang saat Hangkasa menumbangkan Retak'ka. Solar merasakan jiwanya terseret paksa keluar, terhisap ke dalam Power Sphera kuning bersama enam elemental lainnya-termasuk Gempa yang baru saja bergabung. Dalam kelelahan jiwa yang hebat, Solar tenggelam dalam hibernasi panjang, berharap semua duka ini sirna. Klik. Solar terjaga, terlempar dari kehampaan dingin ke raga baru yang hangat. Sinar mentari membasuh kamar kayu beraroma cokelat-sebuah "rumah" yang terlalu asing dibanding istana beku Retak'ka. Meski tenang, jantung Solar berpacu hebat. Di balik kilau itu, matanya menyimpan trauma dalam. Disclaimer: 1. No LGBT: Murni persaudaraan (platonic). 2. Tema: Pemulihan Solar
Dimensi Lain {S1+S2} by StudyKr1ng
StudyKr1ng
  • WpView
    Reads 12,326
  • WpVote
    Votes 1,078
  • WpPart
    Parts 41
Ib sampul:@darkhana_ Seosen 1:TAMAT! MWAHAHHAHA Seosen 2: one going 🛵 Deskripsi seosen 1: Karena terdesak dengan alien jahat yang terus menyerang kawan kawannya Boboiboy terpaksa berpecah menjadi 7,namun alien yang ia lawan membuat portal dan menarik 4 element Boboiboy ke dalam sebuah portal dimensi yang entah dimana keberadaan nya. "ehh tuan?" "kalian mengenal Abang kami?" "hah Abang?" Deskripsi seosen 2: Lagi-lagi para gadis kedatangan pria-pria tampan lainnya. Mereka mengenalkan diri sebagai Fushion dari univers lain. Tidak ada bedanya dengan fushion milik Abang mereka, hanya saja seperti hubungan diantara mereka renggang. Bahkan, semakin lama mereka mengetahui satu hal. "Kalau sikap mereka dibiarkan seperti ini. Kehadiran mereka akan lama-lama di kuasai oleh element pendiri mereka. Dan entitas mereka didunia akan menghilang dan tergantikan." "Lalu bagaimana caranya ochobot?" "Tidak ada cara lain, kalian harus membuat mereka tidak lagi menyalahkan diri mereka." Boboiboy adalah milik monsta namun kalau sopan milik author 😇 jangan marah ye author buat book terus 😇 ide ku selalu mengalir 😇
𝙏𝙃𝙀 𝙒𝙄𝙉𝘿𝙎𝙊𝙉𝙂 𝙊𝙁 𝙃𝙊𝙈𝙀 by Nyx_kira
Nyx_kira
  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
𝘛𝘢𝘶𝘵𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘦𝘭𝘦𝘮𝘦𝘯𝘵𝘢𝘭 𝘵𝘦𝘳𝘬𝘦𝘯𝘢𝘭 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘬𝘶𝘢𝘴𝘢 𝘢𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘯𝘺𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘦𝘣𝘢𝘵 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘪 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘭𝘪𝘭𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘥𝘪𝘢 𝘬𝘦𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘪𝘵𝘶? 𝘢𝘬𝘢𝘯𝘬𝘢𝘩 𝘥𝘪𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪? 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘢𝘯𝘢. '𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘬𝘶𝘵' '𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘯𝘦𝘩 𝘥𝘪𝘴𝘪𝘯𝘪' '𝘩𝘦𝘪 𝘯𝘢𝘬, 𝘢𝘱𝘢 𝘲𝘶𝘪𝘳𝘬 𝘮𝘶? ' '𝘲𝘶𝘪𝘳𝘬' '𝘲𝘶𝘪𝘳𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘦𝘣𝘢𝘵 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘢𝘩𝘢𝘺𝘢' '𝘢𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨' 𝙋𝙀𝙍𝙄𝙉𝙂𝘼𝙏𝘼𝙉! 𝙎𝘼𝙈𝙋𝙐𝙇 𝘽𝙐𝙆𝘼𝙉 𝙋𝙐𝙉𝙔𝘼 𝙆𝙐! 𝙆𝘼𝙏𝘼 𝙆𝘼𝙎𝘼𝙍! 𝘿𝘼𝙍𝘼𝙃! 𝙏𝙍𝘼𝙐𝙈𝘼! 𝙃𝙀𝙉𝙄𝙉𝙂! 𝘾𝙊𝙋𝙔?, 𝙄𝘿𝙀 𝙏𝙐 𝙈𝘼𝙃𝘼𝙇! 𝙑𝙊𝙏𝙀 𝘼𝙉𝘿 𝙆𝙊𝙈𝙀𝙉! 𝑺𝑨𝑫 𝑶𝑹 𝑯𝑨𝑷𝑷𝒀?
Forgive Us, Ori...  by Minamoto_Sakura9
Minamoto_Sakura9
  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
Bagaimana kalau tiba-tiba Elemental Mu Menjauhi mu tanpa Sebab ini yang di rasakan Oleh BoBoiBoy tuan dari All Elemental, ia tak tau kenapa mereka menjauhinya Beberapa hari kemudian, BoBoiBoy ternyata mempunyai Kanker Otak stadium lanjut, Ia pun langsung menyembunyikan Penyakit itu dari Elemental karena tidak ingin mereka tahu Setelah Beberapa Hari, All Elemental langsung mengetahui Kalau Ori tuan mereka mempunyai Kanker Stadium Lanjut dan 0,1% dia akan hidup jika Operasi nya berjalan lancar ❗WARNING❗ - Don't Copy! - Banyak Typo Bertebaran - Angst - Mengandung Kata Kasar! - Jika Book kalian terinspirasi dari Book ini, tolong kasih IB ❗WARNING❗ Mulai:01/27/2026
kembali untuk melukis waktu  by Uzumaki_youru
Uzumaki_youru
  • WpView
    Reads 787
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 5
keadaan genting yang membuat BoBoiBoy terpaksa mengirim elemental milik nya yang tersisa kemasa lalu demi keselamatan nya. diantara hidup dan matinya pemuda itu masih saja memikirkan keselamatan Beliung, satu-satunya elemental yang tersisa, dengan menggunakan kapsul waktu yang telah ia kembangkan diam-diam bersama Gamma, BoBoiBoy berhasil mengirim Beliung ke masa lalunya dan pesan yang ia berikan kepada Beliung untuk bahagia menikmati hidup nya disana. "Dengar Beliung, mulai saat ini kau telah kulepas kan dengan wujud ku demi keamanan mu " "BoBoiBoy jangan bertindak bodoh! " "Bel, ini perintah terakhir ku " "Maaf aku menjadi tuan yang lemah, membiar kan kalian diambil, membiarkan teman-teman kita terbunuh-uhuk, aku sungguh sangat bahagia bersama kalian, terimakasih telah menemani kehidupan singkat ini, dan Taufan bahagia lah disana, angin kecil ku, bahagia kan dirimu !!" BOBOIBOY!! apa yang terjadi kepada BoBoiBoy setelah ini? "B01, Android tempur tuan Reta'ka siap menerima perintah " 𝘚𝘪𝘴𝘵𝘦𝘮 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘳𝘰𝘴𝘦𝘴, 100% , 𝘥𝘢𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘴𝘪𝘭 𝘥𝘪𝘪𝘯𝘱𝘶𝘵 𝘥𝘢𝘯 𝘦𝘭𝘦𝘮𝘦𝘯𝘵𝘢𝘭 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘨𝘶𝘯𝘢𝘬𝘢𝘯! 𝘥𝘪𝘴𝘤𝘭𝘢𝘪𝘮𝘦𝘳 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪𝘴𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘶𝘳𝘯𝘪 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘩𝘢𝘺𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘯𝘫𝘢𝘮 𝘬𝘢𝘳𝘢𝘬𝘵𝘦𝘳 𝘉𝘰𝘉𝘰𝘪𝘉𝘰𝘺 𝘴𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘵𝘰𝘬𝘰𝘩 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘩𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘢𝘴𝘭𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘉𝘰𝘉𝘰𝘪𝘉𝘰
The Winner Takes it All [Abang Oboi AU] by Zenisshiiit
Zenisshiiit
  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
It was a celebration, a happy moment. He really should feel happy. But watching them stand on that stage, backs straight, chests puffed with pride, all he could see was the inevitable distance growing between them. They were leaving. Not just for a trip, not just for a short mission, this was something bigger. And he had no place in it. --- This is a drabble of my own AU called Abang Oboi AU Crossposted on AO3 with the same Username All Character is owned by Monsta