TujuanTuru
"Jangan kenceng-kenceng, Desy! Aku takut!"
Seorang anak kecil duduk di ayunan, tangan mencengkeram tali dengan erat. Rambut dikepang dua, gingsul terlihat jelas ketika dia tertawa campur takut.
Di belakangnya, anak lain mendorong ayunan dengan semangat. Lebih tinggi, lebih kuat.
"Tenang aja, Den! Aku pegang kok!"
"Kamu jahat! Aku bilang pelan!"
"Pelan nggak seru! Ayo dong, Den, berani dikit!"
Tawa keduanya bergema di udara sore, bercampur dengan suara burung dan angin di dedaunan.
.
.
.
.