chyxy4y_28
Di hari yang seharusnya biasa, semuanya berubah dalam hitungan jam. Teriakan menggantikan suara bel sekolah, lorong yang biasanya ramai berubah jadi tempat penuh darah dan langkah kaki yang tak lagi manusia.
Elang Pratama Wijaya nggak pernah ngebayangin dia bakal lari sejauh ini-napasnya putus-putus, tangannya masih menggenggam erat pergelangan Kavi Arshaka Mahendra yang nyaris terlepas di tengah kerumunan gelap.
Pintu dibanting.
Dikunci.
Hening.
Hanya suara napas mereka yang tersisa.
Kavi bersandar di dinding, menatap Elang tanpa kata. Ada sesuatu di matanya-bukan cuma takut, tapi juga sesuatu yang lebih dalam... sesuatu yang belum sempat diucapkan sebelum dunia hancur.
Namun ketenangan itu nggak bertahan lama.
Suara lain terdengar dari sudut ruangan.
Bukan cuma mereka yang bertahan.
Dan sejak detik itu, Elang sadar-
bertahan hidup bukan cuma soal lari dari zombie.
Tapi juga... belajar siapa yang bisa dipercaya.
Dan siapa yang akan meninggalkanmu saat dunia benar-benar runtuh.
---
Jeongharu areaaa
semoga suka yaaa.... happy reading guyss