aurly_
Banyak orang berkata bahwa laki-laki hanya benar-benar jatuh cinta sekali dalam hidup. Sisanya hanya sekadar melanjutkan hidup, baik dengan atau tanpa cinta.
Liora tak pernah percaya pada perkataan itu. Baginya, hati manusia selalu punya ruang untuk mencintai lagi dan selalu bisa menemukan tempat baru untuk berlabuh. Tapi, semua keyakinannya itu mulai berubah sejak ia bertemu dengan Aksara.
Aksara, pria yang hatinya masih tertinggal di masa lalu, sementara langkahnya memaksa dia untuk terus melangkah maju. Ada bagian di dalam dirinya yang belum sanggup melepaskan apa yang pernah ia genggam, sehingga meski ia bergerak maju, hatinya tetap tertinggal di tempat yang sama.
Liora ingin percaya bahwa cinta bisa tumbuh lagi, bahwa kehilangan bukanlah akhir dari segalanya. Namun, seiring berjalannya waktu, semakin sering ia bertanya pada dirinya sendiri, sampai kapan ia sanggup menunggu seseorang yang hatinya masih tertinggal di masa lalu? Dan jika benar cinta sejati hanya datang sekali, apakah itu berarti ia akan selamanya menunggu sesuatu yang tak pernah bisa ia miliki?