Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Freedayqueen's Reading List
2 stories
MINE, NO ONE ELSE (ON GOING) by sukaeskopi3
sukaeskopi3
  • WpView
    Reads 276,975
  • WpVote
    Votes 9,943
  • WpPart
    Parts 39
[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."
Plan B by starklowkey
starklowkey
  • WpView
    Reads 50,172
  • WpVote
    Votes 5,668
  • WpPart
    Parts 30
ON GOING Sejak awal, Canelle Kaluna Wijaya tahu satu hal yang tak pernah benar-benar ia sangkal: Kenrion Samuel Janendra tidak pernah memilihnya lebih dulu. Hatinya telah lama tertambat pada Amabel Sabina, gadis pintar yang kerap menjuarai olimpiade matematika, cantik, lembut, dan selalu tahu cara menempatkan diri. Seseorang yang, bahkan tanpa dibandingkan pun, terasa berada di liga yang berbeda dari Canelle. Canelle menghembuskan napas kasar setiap kali menyadari kenyataan itu. Ia tidak pandai berhitung, suaranya terlalu keras, dan reputasinya di sekolah tak lebih dari pembuat ulah-setidaknya begitu kata orang-orang. Canelle adalah kebalikan seratus delapan puluh derajat dari Amabel. Namun, mengenal kekalahan bukan berarti Canelle tahu caranya mundur. Selama enam bulan, ia mengejar Kenrion dengan harga diri yang perlahan terkikis-menghadapi sikap dingin, diabaikan, dan jarak yang tak pernah benar-benar terpangkas. Hingga suatu hari, semuanya berubah. Kenrion mulai memperhatikannya. Mengajaknya bicara. Bahkan menawarkan diri mengantarnya pulang. Canelle percaya. Ia terlalu bahagia untuk curiga. Ia pikir, mungkin-hanya mungkin-usahanya akhirnya membuahkan hasil. Sampai kebenaran itu datang, tajam dan kejam: Kenrion mendekatinya bukan karena perasaan, melainkan sebagai cara untuk membuat Amabel cemburu. Saat itu, Canelle mengerti posisinya. Bukan pilihan. Hanya rencana cadangan. Hatinya hancur. Dan untuk pertama kalinya, Canelle berhenti mengejar. Ia memilih menjauh. Mengabaikan Kenrion, seperti ia pernah diabaikan. Namun takdir rupanya tidak selesai bermain. Ketika Canelle benar-benar pergi, Kenrion justru mulai kehilangan kendali. Kini, keadaan berbalik. Bagaimana kelanjutan kisah mereka?