author_ryby
- Reads 1,064
- Votes 90
- Parts 21
"Tragedi itu memang tragis, Pak, tapi menurut saya, hal seperti itu wajar terjadi."
Ucapan Rania tentang Kerusuhan Mei 1998 membuat kelas mendadak hening. Baginya, etnis Tionghoa memang pantas disalahkan atas krisis ekonomi, dan apa yang terjadi hanyalah konsekuensi yang wajar.
Tapi dunia punya cara kejam untuk mengajarkan empati. Sebuah buku tua dengan sampul merah retak menyeret jiwanya ke masa lalu sebuah dunia alternatif-Mei 1998 yang penuh teror. Kini, Rania terjebak dalam tubuh seorang gadis Tionghoa, dipaksa merasakan sendiri ketakutan dan kehancuran yang dulu ia anggap sepele.