tuneperse
Ketika Jung Wooyoung diterima di Akademi Haesol, ia mengira kepindahannya ke kota pegunungan Aeryeong hanyalah awal kehidupan baru bersama sang ayah, seorang kurator Museum Sejarah Aeryeong. Namun, kota yang nyaris tak pernah lepas dari hujan itu menyimpan terlalu banyak keheningan. Penduduk selalu menutup pintu sebelum malam tiba. Kabut turun seolah memiliki kehendaknya sendiri. Dan semakin dalam ayahnya meneliti arsip-arsip kuno, semakin banyak halaman sejarah yang ternyata sengaja dihapus dari ingatan manusia.
Sebagai seorang seniman, Wooyoung terbiasa menangkap detail yang luput dari pandangan orang lain. Sebuah lukisan tanpa nama pelukis, peta yang sengaja disobek, simbol-simbol tua yang terus muncul di hadapannya, hingga Ebonvale- belantara purba yang seakan bernapas dalam diam- perlahan menuntunnya pada sebuah kata yang terus berulang dalam naskah-naskah kuno.
Lumen.
Tak seorang pun di Aeryeong mampu menjelaskan arti kata itu.
Namun, jauh di balik Ebonvale, Black Briar- sebuah klan werewolf yang telah menjaga hutan selama berabad-abad- mengetahui bahwa Lumen bukan sekadar nama, bukan pula legenda. Ia adalah pertanda yang hanya muncul ketika sejarah yang telah lama dikubur mulai mencari jalan untuk bangkit kembali.
Di bawah kepemimpinan Alpha muda, Choi San, Black Briar bersumpah menjaga rahasia itu, apa pun harga yang harus dibayar.
Tetapi ketika jejak Wooyoung perlahan mengusik keseimbangan yang telah bertahan selama ratusan tahun, batas antara manusia dan Black Briar mulai memudar. Kebenaran yang selama ini disembunyikan perlahan muncul ke permukaan, memaksa setiap orang memilih: terus hidup dalam sejarah yang telah dipalsukan, atau mempertaruhkan segalanya demi mengungkap kenyataan yang sesungguhnya.
Sebab, menurut Codex Luporum, hanya satu Lumen yang akan lahir dalam satu zaman.
Dan ketika hutan akhirnya memanggil namanya, tidak ada seorang pun- manusia maupun werewolf- yang akan kembali menjadi seperti semula.