lcvy_darkside
- Reads 548
- Votes 718
- Parts 19
Erwin Smith selama 20 tahun bekerja sebagai Jaksa di London. Selalu sendirian, pindah-pindah apartemen, pergi ke luar negeri sendirian, minum kopi setiap hari. Baginya, itu kegiatan membosankan yang tanpa sadar membuat hidupnya berhenti, beku, dan monoton.
Terkadang, ia berpikir bagaimana kalau ia punya seseorang yang diajak bicara? Misalnya pacar? Atau sekedar anak kecil yang tidak bisa menjawab. Erwin ingin tahu, apa pekerjaannya jadi Jaksa yang suka menghukum orang bisa dimaafkan?
Bagaimana kalau Erwin tidak sengaja membunuh orang secara tidak langsung, melalui hukumnya? Apa reaksi orang itu?