NonaLebah
- Reads 38,974
- Votes 2,332
- Parts 38
Belvia Aveline adalah definisi kesempurnaan. Mahasiswi kedokteran unggulan, wajahnya menghiasi baliho kampus, dan masa depannya terukur secerah cahaya lampu operasi. Baginya, Bastian Mahendra hanyalah noda kecil di Universitas Adikara-seorang ketua klub pendaki gunung yang hobi bolos, merokok, dan tidak punya masa depan.
Namun, satu malam yang hancur karena pengkhianatan mengubah segalanya.
Belvia yang mabuk dan kehilangan arah berakhir di pelukan pria yang paling ia benci. Sebuah hotel murah, sprei putih lusuh, dan rahasia yang tidak boleh diketahui siapa pun menjadi awal dari skandal yang bisa menghancurkan reputasi "si mahasiswi sempurna" selamanya.
◦•●◉✿ Nona Lebah ✿◉●•◦
"Susah, Bel..." bisik Bastian, mulai merasa ada yang aneh.
"Coba terus, Bas." Suara Belvia bergetar, ia masih berada dalam pengaruh obat yang menumpulkan rasa sakitnya dan melebih-lebihkan gairahnya.
Bastian memposisikan dirinya kembali. Dengan satu hentakan yang lebih kuat dan paksa untuk menembus hambatan itu, akhirnya ia berhasil masuk sepenuhnya.
"Aaaakkkk... sakit!" Belvia tersentak hebat. Matanya terbuka lebar, dipenuhi oleh rasa perih yang teramat sangat, seperti ada sesuatu yang dipaksa robek di dalam dirinya
"Bel, ini bukan yang pertama kan?" tanya Bastian dengan suara ragu dan penuh selidik.
Belvia tidak menjawab. Ia hanya terisak kecil sambil menggigit bibir bawahnya, mencoba menetralisir rasa perih yang masih berdenyut. Bastian kemudian menarik dirinya sedikit, dan saat itulah dunianya seolah berhenti berputar. Di atas sprei putih yang sudah tidak rapi itu, terdapat noda merah yang mengalir tipis di antara paha Belvia. Warna merah itu tampak begitu kontras dan menyilaukan mata Bastian.
Bastian terpaku. Rasa dingin mendadak menyiram gairahnya hingga padam seketika.
"Bel... lo masih perawan?" ujar Bastian dengan nada bicara yang penuh keterkejutan dan penyesalan yang mendalam.