all_ies
Lintang tidak pernah menyangka kalau keputusan iseng membuka anonymous chat di Telegram akan membuatnya mengenal seseorang yang perlahan menjadi bagian dari hari-harinya.
Berawal dari obrolan random, mereka justru semakin sering menghabiskan waktu bersama di balik layar. Dari cerita receh tengah malam, keluhan soal sekolah, sampai mimpi tentang masa depan-semuanya terasa begitu nyaman meski mereka bahkan tidak tahu nama asli satu sama lain.
Cowok itu selalu berhasil membuat Lintang penasaran. Jahil, suka menggoda, tapi diam-diam perhatian.
Hingga suatu malam, setelah berbulan-bulan hanya saling mengenal lewat anonymous chat, mereka akhirnya memutuskan untuk bertukar username asli Telegram.
Sejak saat itu, hubungan mereka menjadi semakin dekat. Mereka mulai sering call, saling mengirim foto langit, kopi, tugas sekolah, bahkan menemani satu sama lain belajar demi mengejar universitas impian.
Namun lucunya, meski sudah saling mengetahui akun asli, mereka tetap belum pernah bertemu secara langsung.
Sampai hari pertama masuk kuliah tiba.
Lintang yang gugup sebagai mahasiswa baru Fakultas Kedokteran sibuk mencari ruang kelasnya di tengah keramaian kampus. Saat sedang fokus melihat jadwal di ponselnya, seseorang tiba-tiba berdiri di depannya sambil tersenyum kecil.
"Lintang?"
Lintang mengangkat kepala perlahan.
Dan di sanalah untuk pertama kalinya ia melihat wajah cowok yang selama ini selalu menemani malam-malamnya lewat layar chat.