loveismydream
Di sebuah coffee shop yang tak banyak berubah, dua cangkir selalu hadir di meja yang sama, Americano yang pahit dan Latte yang lembut.
Reza tidak pernah datang terlambat.
Dan ia tidak pernah datang sendirian.
Ketika Kirana kembali duduk di hadapannya setelah sekian lama, waktu seolah melunak. Mereka tertawa seperti dulu, mengingat masa sekolah, mimpi yang pernah disusun bersama, dan cinta yang tumbuh tanpa pernah benar-benar diucapkan dengan jelas.
Namun hidup tidak selalu berjalan dalam ritme yang sama.
Ada yang ingin tetap tinggal.
Ada yang harus pergi lebih jauh.
Di antara pahit yang jujur dan manis yang perlahan bercampur, Reza dan Kirana dihadapkan pada satu pertanyaan sederhana,
apakah cinta selalu harus dimiliki, atau cukup dikenang?
Dan ketika malam itu berakhir, Reza menyadari sesuatu yang lebih dalam dari sekadar perpisahan...
bahwa tidak semua pertemuan benar-benar terjadi,
dan tidak semua yang kita pertahankan masih benar-benar ada.
Sebuah cerita tentang kehilangan yang tidak pernah benar-benar selesai,
tentang kenangan yang terus diulang,
dan tentang belajar menerima, bahwa tidak semua yang kita cintai bisa kita tahan untuk tetap tinggal.