Sera02937's Reading List
2 stories
◀️ Antara Kontrak Kerja dan Sahabat 🤝 ✨ • Love and Deepspace fanfiction by Ayashi1251
Ayashi1251
  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
"...Kitten? Sedang apa dia di sini..." (Itu bisikan halus Tuan Rafayel, yang untungnya kata 'Kitten'-nya diucapkan sangat lirih). "Sstt. Diam, Rafayel. Jangan memanggilnya dengan sebutan itu di tempat seperti ini. Tapi... dari frekuensi suaranya, tingkat akurasinya memang 99,8%," (Suara dingin, datar, dan penuh perhitungan medis... Dokter Zayne!). "Wkwkwk, kebetulan macam apa ini? Dia lagi asik nongkrong sama teman sebayanya tuh,"* (Suara cowok tegap yang renyah... Tuan Caleb). "Irene... suaranya kalau tertawa ternyata nyaring juga, ya..." (Gumam polos Tuan Xavier yang terdengar agak menjauh, mungkin sambil mengunyah camilan). "Biarkan saja. Fokus pada minuman kalian dan jangan membuat gerakan mencurigakan yang bisa menarik perhatian massa," sela suara bariton Tuan Sylus yang mengakhiri sesi bisik-bisik itu. Cici langsung mematung di kursi. Jantung Cici rasanya mau copot melompat ke dalam gelas boba milktea. Tapi begitu mendengar mereka yang ternyata sangat pengertian dan kompak menjaga rahasia Cici di depan teman sekolah, batin Cici langsung mengembuskan napas lega yang luar biasa. Rahasia dan kontrak kerja Cici aman! "Ci? Lu kenapa sih? Kok mukanya mendadak pucat begitu kayak habis lihat hantu?" tanya Reyna heran melihat Cici yang cuma diam mematung memegangi gelas boba dengan tangan gemetar. "Ah? E-enggak kok! Aku cuma... cuma mendadak kepikiran tugas sejarah yang belum selesai, heheheheh!" jawab Cici dengan tawa canggung yang dibuat-buat, sambil berdoa dalam hati agar kelima raksasa di belakang saya tidak tiba-tiba usil berdehem kencang lagi untuk menguji mental anak SMA Cici! 😭
⏸️ "Percaya atau Tidak, Semua ini Benar-benar Nyata"- FTK | Volume1 | S1 | Canon by Ayashi1251
Ayashi1251
  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 10
Hidup Yanase Shinzuki mulai berantakan sejak malam yang seharusnya biasa. Sebuah tanda aneh muncul di lengannya. Sebuah suara mulai berbicara di kepalanya. Dan dunia yang selama ini ia anggap normal... perlahan menunjukkan retaknya. Shinzuki bersikeras semua ini hanya halusinasi. Sayangnya-kenyataan tidak semurah itu untuk disangkal. Di tengah hari-hari sekolah yang kacau, teman-teman yang terlalu ikut campur, dan sosok baru yang terasa menyembunyikan sesuatu, Shinzuki harus menghadapi satu fakta pahit: Takdir sudah lebih dulu memilihnya. Dan kali ini, lari mungkin tidak akan menyelamatkannya.