sabunekoomi_
- Reads 11,301
- Votes 1,772
- Parts 18
Suara pecahan kaca dan teriakan maki masih terngiang jelas di telinga Christy, bahkan setelah satu tahun berlalu. Usia tujuh belas yang seharusnya menjadi "Sweet Seventeen" justru menjadi saksi bisu runtuhnya istana yang ia banggakan. Gracio dan Anin resmi berpisah, meninggalkan sunyi yang mencekam di sudut-sudut rumah mereka.
Bagi Christy, rumah bukan lagi tempat pulang, melainkan sebuah museum luka.
Namun, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-18, Papi pulang tidak sendirian. Di ambang pintu, seorang wanita dengan tatapan teduh dan senyum seanggun senja berdiri di samping Papinya.
Christy terpaku. Di saat ia baru saja belajar bernapas di tengah puing-puing masa lalu, Gracio membawa seseorang untuk mengisi kekosongan itu. Wanita itu tidak terlihat seperti "ibu tiri" dalam dongeng yang jahat. Ia terlihat... sempurna.
Dan itulah yang membuat Christy takut. Apakah kehadiran Shani adalah penyembuh, atau justru babak baru dari kehilangan yang lain?