Alien_Cakep04
- Reads 3,617
- Votes 382
- Parts 15
Hal yang paling Yesa sesali dalam hidupnya adalah menolong William Tan- seorang lelaki dewasa yang kala itu ia temukan di tepian pantai dalam keadaan terluka.
Tidak ada yang Yesa curigai awalnya. Ia pikir, setelah menyelamatkan nyawa Liam, merawatnya selama beberapa hari di rumah, kemudian membantu memulangkan nya, maka urusannya dan lelaki itu akan selesai.
Mungkin akan ada masanya mereka tak sengaja bertemu di jalan dan kemudian saling sapa, hanya sebatas itu Yesa kira. Namun hal yang tak ia sangka adalah kebaikannya malah memicu obsesi Liam padanya.
Dua minggu setelah kepulangannya, tepat di hari pernikahan Yesa bersama Helena- calon istrinya- William kembali datang dengan maksud yang tidak baik. Ia nekat menculik Yesa dan lantas membawanya ke pulau terpencil dimana tidak ada jalan untuk Yesa kembali.
William Tan adalah seorang psikopat. Itu yang baru Yesa sadari. Namun begitu semua sudah terlanjur terjadi. Yesa terkurung, menjadi tawanan Liam di dalam pulau terpencil yang entah berantah tersebut.
Satu-satunya yang bisa Yesa lakukan hanyalah berusaha kabur. Segala cara ia coba meski berakhir nihil, sampai satu ketika terpikir olehnya satu cara licik. Berpura-pura mencintai Liam dan membuatnya menuruti keinginan Yesa untuk pergi meninggalkan pulau.
Berhasil, Liam luluh, percaya sepenuhnya dengan akting Yesa hingga kemudian Yesa temukan jalan untuk kabur. Namun entah bagaimana, saat kebebasan sudah ada di depan mata, hati Yesa malah ragu untuk melangkah meninggalkan Liam.
Pada titik itulah baru Yesa sadari bahwa ia sudah terlampau jauh tenggelam dalam sandiwara yang ia buat sendiri. Tanpa sadar, ia pun mulai jatuh hati pada sosok psikopat itu.
Lalu bagaimanakah kelanjutan kisah Yesa? Akankah ia tetap kabur, pulang pada keluarganya, meninggalkan Liam dan membuang jauh-jauh perasaan di hatinya yang sudah mulai tumbuh? Ataukah justru ia tetap tinggal di sisi Liam untuk menjalani hari-hari damai mereka seperti sebelumnya?