iamtherealilly
Sorot mata yang dulu terang itu kini meredup, seperti bintang yang ditinggalkan malam.
Bagi Kim Hyeyoon, pertemuan itu bukan sekadar kejutan, melainkan sepertì luka lama yang tiba-tiba terbuka kembali.
Ia terpaku menatap sosok yang dulu ia kagumi, sekarang terbaring lemah, nyaris tak bernyawa.
"Kenapa kau ada disini?"