👀
7 stories
[✓] 7 WISHES by MwizaMonat
MwizaMonat
  • WpView
    Reads 3,233,295
  • WpVote
    Votes 274,694
  • WpPart
    Parts 48
[ PART LENGKAP + SUDAH DIBUKUKAN! BISA DIBELI DI SHOPEE CHOKO PUBLISHER ] Di sebuah panti asuhan bernama 'Cahaya Harapan' terdapat 7 anak laki-laki yang paling berbeda dari yang lain: 1). Januari Kasandanu, anak penderita tunanetra dari lahir yang sengaja dibuang oleh orangtuanya di pinggir jalan. 2). Hasbi Pradipta, remaja laki-laki yang harus menghabiskan seluruh masa hidupnya duduk di atas kursi roda akibat kecelakaan hebat yang dia alami beberapa tahun silam. Yang merenggut nyawa kedua malaikat hidupnya. 3). Satria Pratama, atau yang kerap disebut-sebut sebagai 'orang tidak waras' lantaran mengidap sebuah penyakit kelainan mental. 4). Sandy Alkandra, anak kecil yang belum dewasa. Sandy divonis menderita keterbelakangan perkembangan. Proses pertumbuhannya berkali-kali lipat lebih lambat daripada teman-teman sebayanya. 5). Jidan Dzulkarnain, lelaki dengan senyuman manis yang selalu terukir itu ternyata seorang tunarungu. Sama seperti Janu, Jidan sudah dinyatakan mengalami kelainan pendengaran sejak ia baru lahir ke dunia. 6). Jayadarma Adikusuma, dia biasa dipanggil Jay, sosok misterius yang dikatakan tidak memiliki emosi. Benar, seumur hidupnya Jay tidak pernah berekspresi seperti tertawa, menangis, marah, dan sebagainya. Dia tidak memiliki emosi. Sifatnya cenderung netral. 7). Riki Abdul Aziz, anak laki-laki yang paling ceria. Namun siapa yang tahu? Ternyata Riki mempunyai riwayat penyakit mematikan. Dia menderita kanker otak. [JANGAN MENJADI PEMBACA GELAP, APA SUSAHNYA SIH VOTE ATAU COMMENT? MARI BELAJAR SALING MENGHARGAI.] ⚠️Cerita ini murni dari pemikiran saya sendiri. Jika ada unsur kesamaan semua itu murni ketidaksengajaan. ⚠️Bukan lapak BXB! RANK🥇 #1 in Motivasi (15/01/23) #1 in Selfimprovement (28/05/23) #1 in Trending (01/01/23) #1 in Reading (19/05/22) #1 in Disabilitas (30/05/22) #1 in Viral (14/06/22) #2 in Angst (14/06/22) #2 in Ceritabaru (15/01/23) Start: 15/5/2022 End: 11/01/2023
Extraordinary Kin: The Journey to Growing Up✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 729,271
  • WpVote
    Votes 139,566
  • WpPart
    Parts 25
BAGIAN KEEMPAT TULISAN SASTRA Tidak ada remaja yang tidak memiliki masalah ketika mereka berumur 17 tahun. Di umur itu, akan ada banyak sekali ketakutan, kekhawatiran, dan keraguan. Tapi meskipun ada begitu banyak masalah, Kin Dhananjaya selalu percaya bahwa umur 17 tahun akan menjadi umur emas bagi dirinya. Meskipun dia selalu merasa bingung pada banyak hal, setidaknya dia ingin mempercayai satu hal; umur 17 adalah gerbang menuju kedewasaan. Segalanya memang rumit, tapi cepat atau lambat, kebahagiaan pasti akan datang. ©tenderlova, 2022 | Extraordinary Kin
Narasi, 2021✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 4,042,877
  • WpVote
    Votes 674,434
  • WpPart
    Parts 31
[SUDAH TERBIT] BAGIAN KEDUA TULISAN SASTRA Bulan juni datang lagi. Padahal sisa-sisa juni tahun lalu belum sepenuhnya selesai. Beberapa sedih dan sesal masih tertinggal dan membekas dengan baik. Tapi setiap kali Nana mendongak dan menatap langit yang biru, ia selalu merasa, "Aku pikir setelah dia pergi, dunia akan runtuh. Tapi ternyata langit masih tinggi, burung masih terbang dan waktu masih berlalu." Tahun depan, bulan juni pasti akan datang lagi. Dan sebelum bulan itu datang lagi, Nana berharap, dia bisa menyelesaikan segala hal yang belum selesai. ©tenderlova, 2021 | Narasi, 2021
Tulisan Sastra✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 16,232,229
  • WpVote
    Votes 1,773,746
  • WpPart
    Parts 31
[SUDAH TERBIT] "Sahara, hidup itu perihal menyambut dan kehilangan. Kamu tahu lagu Sampai Jumpa-nya Endank Soekamti, kan? ya kira-kira begitu lah. Tapi kamu tahu alasan kenapa manusia punya perasaan? sebab itu adalah satu-satunya cara kamu mengingat dengan kesan yang tak habis-habis. Jadi jangan terlalu sedih jika menemukan kehilangan-kehilangan lainnya. Sedihlah seperlunya, lalu ingat bahwa sebenarnya kamu tidak benar-benar kehilangan. Sesuatu itu abadi dalam kenang yang kamu bawa dalam perasaanmu. Sampai sini paham, kan?" "Sastra, kamu lupa tentang satu hal. Semakin singkat suatu cerita, semakin dalam luka yang tertoreh. Kehilangan memang akan terus terjadi. Tapi kalau boleh aku memilih, aku belum siap kehilangan kamu." Catatan: baca cerita ini di rumah aja, jangan ditempat umum. Demi keselamatan kita bersama. Terima kasih. Copyright© Tenderlova, 2020 LovRinz Publishing Hak cipta dilindungi undang-undang.
Meant 2 Be✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 673,338
  • WpVote
    Votes 112,327
  • WpPart
    Parts 26
[SUDAH TERBIT] BAGIAN KEDUA NARASI, 2021 Dulu, Lestari pikir bahwa dia adalah kelopak bunga dandelion yang terbang terbawa badai. Sejak muda, ia terbiasa melalang--menangkis segala macam cambukan hidup yang bisa saja meremukkan dirinya. Menginjak remaja, kelopak dandelion itu jatuh di sebuah tanah yang tandus, lalu hidup seadanya di tengah-tengah ketidak pastian semesta. Namun begitu dewasa, Lestari sadar bahwa dia bukanlah setangkai bunga dandelion yang tangguh. Bukan. Dia adalah sebuah kapal yang kehilangan jangkar. Kemudian badai datang jauh lebih besar dari sebelumnya. Kini, Lestari berlayar tak tentu arah. Dia tidak punya kompas, dan dia tidak bisa berhenti. Dia hanya bisa terus berlayar tanpa tahu kemana ia harus pergi. Suatu saat, bisakah kapal itu menemukan dermaga untuk bersandar? atau di tengah laut, dia akan tenggelam lalu hilang begitu saja dari peradaban? ©tenderlova, 2022 | Meant 2 Be, 2022
Colors in The Sky✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 715,685
  • WpVote
    Votes 141,451
  • WpPart
    Parts 26
[SUDAH TERBIT] TRILOGI BAGIAN 3 Coloring is a matter of being sure or not sure. While drawing is a matter of can or cannot. And im sure to coloring your life, to drawing your dream plan. ©tenderlova2020, Colors in The Sky
Tanda Seru by brainwasher_
brainwasher_
  • WpView
    Reads 1,069,743
  • WpVote
    Votes 112,221
  • WpPart
    Parts 53
"Pergi dari Indonesia atau kau akan mati menderita." Itu seruan yang mengerikan, tetapi kenapa masih banyak yang bertahan di negeri ini? Santoso merelakan beasiswanya demi menjadi musuh pemerintah, alhasil ia harus meninggalkan Indonesia. Hanya ada dua hal berharga yang ia bawa untuk bertahan hidup di Rusia. Nomor satu adalah kepintarannya, dan nomor dua adalah putri bungsu Soeryo Diningrat. Siapa sangka, putri bungsu orang terkaya nomor satu di Indonesia itu, akan menambah keseruannya membalaskan dendamnya kepada tanah airnya sendiri. © Brain Washer copyright 2024