DCSapphicMultiverse
Melepaskan kacamata dan mengakui identitasku sebagai Supergirl ternyata tidak memberikan kebebasan yang kuharapkan. Sebaliknya, hidupku terasa hampa. Di CatCo, kecepatan Kryptonian-ku melahap semua pekerjaan dalam hitungan menit, meninggalkanku dalam kebosanan yang menyesakkan. Aku merindukan kesulitan. Aku merindukan kejutan.
Pelarianku selalu berakhir pada Lena Luthor. Namun, di lab L-Corp, tatapan hijaunya kini terasa lebih tajam dari heat vision. Lena bicara tentang "garis kabur" di antara kita-sesuatu yang lebih dari sekadar sahabat, sebuah kebenaran emosional yang selama ini kutakuti. Saat aku nyaris menyerah pada keintiman itu, "kejutan" yang kunantikan jatuh dari langit dengan dentuman sonik.
Dia adalah diriku, namun dari dunia lain. Power Girl.
Dia bukan Supergirl yang "sopan" atau penuh ragu. Dengan kostum putih berani dan aura seksualitas yang liar, dia adalah manifestasi dari segala hasrat yang kupendam. Saat aku menatapnya di balik kaca sel, jantungku berdegup bukan karena bahaya, melainkan karena godaan. Dia tidak bersembunyi di balik etiket; dia mengambil apa yang dia inginkan.
Kini aku terjebak di antara dua kutub. Ada Lena dengan cinta yang tenang namun rumit oleh sejarah kami, dan ada Power Girl-cermin yang menawarkan kebebasan liar tanpa penyesalan. Untuk pertama kalinya, aku tidak lagi takut pada musuh dari luar, melainkan pada kejujuran yang menuntut untuk dilepaskan dari dalam dadaku sendiri.
Namaku Kara Zor-El. Aku sudah menghancurkan sangkar kacamataku, namun kini aku harus memutuskan: apakah aku akan tetap berada di balik garis kabur yang aman, atau melompat ke dalam gairah liar yang ditawarkan oleh bayanganku sendiri?