elroupa
Ana untuk Kamu
Zarek Amenhotep tidak pernah menyangka bahwa kepindahannya ke Indonesia akan membawanya ke pertemuan paling membingungkan-dan mungkin paling berkesan-dalam hidupnya. Suatu sore, pintu rumahnya diketuk. Di baliknya, berdiri Selvara Anandita, gadis Indonesia yang penuh semangat. Dengan bahasa yang terbata-bata dan aksen Mesir yang kental, Zarek mencoba memahami Selva, sementara Selva sendiri terpesona oleh sosok asing di depannya. Dari kebingungan kecil hingga percakapan yang semakin hangat, keduanya perlahan menyadari bahwa terkadang, hati bisa berbicara lebih lantang daripada kata-kata.