naskaearth
- Membaca 1,875
- Vote 397
- Bab 33
"Di depan kamera, kita adalah musuh. Di balik pintu beton ini, kita adalah segalanya."
Bagi seluruh mahasiswa Universitas Bakrie, Han Taesan dan Myung Jaehyun adalah api dan bensin. Pewaris dua dinasti bisnis yang bersumpah untuk saling menghancurkan. Setiap pertemuan mereka adalah medan perang; caci maki, tatapan tajam, dan ketegangan yang sanggup membekukan koridor kampus.
Tapi, tidak ada yang tahu apa yang terjadi di balik pintu Tangga Darurat lantai empat yang sunyi.
Di sana, maki-maki itu berubah menjadi bisikan rindu. Di sana, Taesan yang sedingin es mencair dalam pelukan Jaehyun yang keras kepala. Selama dua tahun, mereka memainkan sandiwara paling mahal dalam sejarah demi menipu ambisi orang tua mereka.
Bersama aliansi rahasia yang kacau-Sion si tukang rusuh dan Riwoo si pelindung stoik-mereka meniti tali tipis di atas jurang kehancuran. Namun, seberapa lama mereka bisa bertahan dalam dusta sebelum rahasia itu meledak dan memaksa salah satu dari mereka menjadi perisai nyawa?
Ini bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perang untuk merebut kebebasan.