rahmadinaaa9's Reading List
4 stories
SLS [2] MeloDylan [Completed] by asriaci13
asriaci13
  • WpView
    Reads 37,258,681
  • WpVote
    Votes 1,562,465
  • WpPart
    Parts 56
5 part terakhir di private, silahkan Follow dulu kalau mau baca. #1 in teenfiction 15 Februari 2017 [SELESAI] Aku adalah pemilik dari hatiku. Aku berhak menyukai siapa saja semauku, termasuk kamu. Tapi, aku tidak akan memaksamu bertanggung jawab atas perasaanku, jadi tolong jangan memintaku untuk berhenti menyukaimu.
ABS by srmwlnd
srmwlnd
  • WpView
    Reads 321,086
  • WpVote
    Votes 20,991
  • WpPart
    Parts 27
no need description. **** LANGSUNG BACA AJA:)
Annoying Boy (SUDAH TERBIT) by inesiapratiwi
inesiapratiwi
  • WpView
    Reads 6,470,593
  • WpVote
    Votes 13,651
  • WpPart
    Parts 7
Annoying Boy [SUDAH TERBIT] |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Menjadi pacar cowok populer yang pintar, tampan, disukai banyak guru, dikelilingi cewek cantik, dan tajir seperti Asyraf sudah pasti menjadi impian kebanyakan siswi di SMA Merpati. Tapi tidak dengan Veera. Cewek yang menjabat sebagai ketua kelas X-5 itu justru merasa dunianya akan berakhir ketika Asyraf dengan tiba - tiba mengakuinya sebagai pacar di depan murid sekolah. Jika saja Asyraf murah senyum, mudah bergaul dan hangat kepada semua orang, sudah pasti Veera akan dengan senang hati menerimanya sebagai pacar. Sayangnya, cowok itu begitu dingin dan menjadi sumber masalah di hidup Veera. Namun di balik kesialan yang setiap hari Veera dapat dari Asyraf, justru ada setitik rasa yang muncul dihatinya untuk cowok yang kini mulai menunjukkan sisi hangatnya pada Veera. Tetapi sayangnya, semuanya sudah terlambat. Asyraf telah lebih dulu pergi sebelum Veera menyadari perasaannya. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Copyright Juli 2015 by Inesia Pratiwi. DILARANG MENJIPLAK ATAU MENULIS ULANG!!!!! Hak cipta terlindungi.
Revan & Reina by bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Reads 8,954,197
  • WpVote
    Votes 168,792
  • WpPart
    Parts 16
[TELAH DITERBITKAN & DIFILMKAN] Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram. "Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. "Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali." Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk. *** Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh. Namun, bukankah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali? Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.