Nona_Jingga01
- Reads 167
- Votes 30
- Parts 17
"Waktu, haruskah hanya menyalahkanmu tanpa tahu apa yang aku lakukan? Kiranya kau ingin mengambilnya dari ku kenapa tidak mengatakannya sejak awal? rasa sayang ini terlalu besar hanya untuk kehilangan ia. Ku mohon, bawa ia padaku. Aku tidak akan meminta agar dia menjadi milikku. Aku hanya ingin dia di sampingku." ucap pria nan baik hati itu kala melihat wanitanya sudah hampir menghilang diambil sang pemilik segalanya.
Rasanya sulit di percaya bagi Ray harus selalu mengikhlaskan semuanya sampai tak ada sisanya. Mata yang selama ini menatapnya dengan penuh kekaguman sekarang tertutup tanpa kehidupan.
Bagaimana kelanjutan ceritanya? Apakah sanggup seorang Ray mengikhlaskan kepergian Devana? Atau akan tetap terpuruk selamanya?