ceritacandu
- Reads 3,188
- Votes 169
- Parts 13
Bagi Dana, mahasiswa jurusan Pertanian yang masih muda, program KKN di desa terpencil ini hanyalah satu langkah lagi menuju kelulusan. Ia membayangkan hari-hari penuh pengabdian masyarakat, penyuluhan, dan mungkin sedikit petualangan alam. Namun, nasib berkata lain. Sebuah insiden di balai desa memaksanya mencari tumpangan, dan ia berakhir di depan pagar kayu sebuah rumah panggung yang kokoh namun terasa dingin dan asing.
Di sinilah ia bertemu Pak Lukman, sang pemilik rumah. Pria paruh baya bertubuh kekar, dengan wajah garang berhias kumis tebal, dan tatapan mata setajam elang. Pertemuan pertama mereka jauh dari kata ramah; Pak Lukman adalah sosok yang keras, efisien, dan mandiri, tipe pria yang tak punya waktu untuk basa-basi anak kota. Dana langsung merasa terintimidasi, namun tak punya pilihan selain bertahan demi menyelesaikan tugasnya.
Namun, seiring berjalannya waktu, dinding es di antara mereka perlahan mulai mencair. Dana, dengan kepolosannya, mulai melihat sisi lain dari Pak Lukman-kerinduan yang mendalam pada istri dan anaknya yang jauh, kebaikan hati yang tersembunyi di balik cangkang yang keras, serta karisma maskulin yang begitu kuat dan tak terduga. Di sisi lain, Pak Lukman mulai merasa kehadiran Dana memberi warna baru di rumahnya yang selama ini hanya diisi suara jangkrik dan detik jam dinding. Apakah Dana, dengan kepolosan dan semangat mudanya, mampu meluluhkan hati Pak Lukman yang keras dan beku oleh kesepian?