Gadispluto
- Reads 253
- Votes 25
- Parts 19
Perjalanan sederhana ke Jepang berubah menjadi mimpi buruk bagi empat perempuan muda: Namtan, Film, Milk, dan Love.
Awalnya mereka hanya ingin membuat konten perjalanan di desa pegunungan terpencil-tertawa di kereta Shinkansen, saling menggoda selama hiking, dan bercanda tentang satu pertanyaan:
"Kalau tersesat di hutan... kamu mau sama siapa?"
Namun saat malam turun lebih cepat dari perkiraan, jalur pulang menghilang bersama sinyal dan arah.
Terjebak di tengah hutan asing yang dingin dan penuh kabut, mereka dipaksa bertahan hidup dengan ketakutan, emosi, dan rahasia masing-masing.
Film, perempuan yang selalu mengandalkan logika, mencoba menjaga semuanya tetap aman meski diam-diam mulai kehilangan kendali.
Sementara Namtan, yang selalu terlihat ceria dan tidak serius, perlahan menunjukkan bahwa tawanya hanyalah cara untuk menyembunyikan rasa takut.
Di sisi lain, Milk dan Love berusaha menjaga kelompok tetap utuh ketika rasa lelah mulai memecah hubungan mereka satu per satu.
Semakin lama mereka tersesat, semakin sulit membedakan: mana rasa takut untuk bertahan hidup...
dan mana rasa takut kehilangan seseorang yang mulai berarti lebih dari sekadar teman.
Di tengah hujan, kabut, dan malam yang terasa tidak pernah berakhir, mereka akhirnya menyadari:
kadang tempat paling menakutkan bukanlah hutan.
Melainkan hati yang tidak pernah berani mengatakan,
"Aku nggak mau kehilangan kamu."