on reading 🗯💤
161 stories
FIAN ERTANANTA by Liliaa_p
Liliaa_p
  • WpView
    Reads 233,248
  • WpVote
    Votes 8,611
  • WpPart
    Parts 43
Kisah seorang Fian Ertananta, anak laki-laki berumur 12 tahun yang hidup di panti asuhan Laksana. Teira atau ibu panti asuhan menemukan Fian yang masih bayi di taman, pada saat derasnya hujan. Nama Fian Ertananta terdapat pada kalung yang ia kenakan saat bayi. Hobi Fian sejak bertemu dengan keluarganya adalah minum susu coklat dalam dot, menangis, dan merengek. #1 saudara 25-7-2025 #2 lucu 23-7-2025 #1 manis 11-12-2025 #2 manis 23-11-2025 #2 manis 8-3-2026 #3 sad 2-9-2025 Typo tandai
Jerico Anderlino by Taa_12Imm
Taa_12Imm
  • WpView
    Reads 38,346
  • WpVote
    Votes 2,281
  • WpPart
    Parts 20
jerico sedari kecil dia hidup bersama sang nenek. Tetapi umur 15 tahun, sang nenek meninggal meninggalkan secarik kertas yang bertulisan alamat tempat tinggal Ibunya. Dan akhirnya dia pergi menuju Kota besar untuk mencari sang ibu yang telah meninggalkan dirinya dan sang nenek.
Little Uncle ⭐ by Fitrirahma551
Fitrirahma551
  • WpView
    Reads 99,925
  • WpVote
    Votes 5,897
  • WpPart
    Parts 19
Di tengah kemewahan sebuah mansion kota, keluarga Garendra menyimpan satu keajaiban yang tak pernah mereka duga: seorang anak bungsu yang lahir ketika kedua orang tuanya telah melewati setengah abad usia. Fathan Skyy Garendra, bocah berusia sebelas tahun dengan tubuh mungil dan kondisi kesehatan yang rapuh, menjadi pusat dunia keluarga besar Garendra. Ia bukan hanya anak, tetapi juga paman kecil bagi keponakan-keponakannya yang usianya hampir sepadan, bahkan lebih dewasa darinya. Tangisannya yang cempreng, manjaannya yang berlebihan, dan ketakutannya pada malam hari sering kali menguji kesabaran. Namun justru di sanalah ikatan keluarga diuji dan diperkuat-antara orang tua yang menua, anak-anak yang telah dewasa, serta para keponakan yang perlahan belajar menjaga dan melindungi. Di balik tawa, rengekan, dan keributan sehari-hari, terselip kecemasan yang tak pernah terucap: 'sampai kapan Mommy dan Daddy bisa menemani paman kecil mereka?' Dan jika suatu hari waktu memisahkan, apakah cinta keluarga ini cukup kuat untuk menggantikan peran yang tak tergantikan? Cover by: pinterest
Cupiditas Vitae  by pinkcoffe_break
pinkcoffe_break
  • WpView
    Reads 65,186
  • WpVote
    Votes 9,258
  • WpPart
    Parts 48
Rio hanya ingin hidup tanpa memperdulikan penolakan yang selalu mengikuti langkahnya. Harusnya ia sudah mati. Entah akhirnya akan tenang atau malah terjebak di dimensi yang lebih mengerikan daripada hidupnya sekarang. Tapi dia kembali membuka mata. Di satu tahun paling menyiksa dalam hidupnya. Rio bersyukur. Dia masih punya kesempatan untuk lari dan hidup. Hidup dioper dan dieksploitasi adalah bagian hidupnya. Sampai suatu ketika teman ayahnya membuka tangan dengan lebar, merangkulnya. Rio tidak ingin muluk-muluk. Ia hanya ingin bertahan hidup.
GUMI by katamatcha
katamatcha
  • WpView
    Reads 505,578
  • WpVote
    Votes 43,975
  • WpPart
    Parts 33
Gumi selalu dipaksa untuk mengalah pada adik, dan mengerti keadaan kakak. Pada suatu malam, Gumi yang biasanya mau mengalah pada adik dengan mudah, tiba-tiba tidak mau berbagi sampai adiknya menangis dan membuat Mama marah. Tidak hanya Mama, Papa juga marah akan sikap Gumi. Setelah mendapatkan hukuman dari Papa, Gumi jatuh terlelap karena sudah lelah menangis. Namun apa yang dia dapatkan ketika terbangun? Gumi bertransmigrasi ke tubuhnya satu tahun yang lalu. Gumi bertekad untuk tidak mengemis perhatian dari kedua orang tuanya. Gumi akan berusaha menjadi anak yang mandiri dan memutuskan untuk menghindari kedua orang tuanya.
Change The Plot (Niel)   by CloudBear
CloudBear
  • WpView
    Reads 416,845
  • WpVote
    Votes 25,804
  • WpPart
    Parts 28
Seorang remaja bernama Elias yang hidup nya tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari keluarganya, ia hidup hanya dianggap pembawa sial oleh semua orang, sampai suatu hari dirinya meninggalkan semuanya dan membuat orang di sekitarnya menyesal telah menyakiti dan mengabaikannya terutama keluarganya. Namun apa jadinya jika jiwa seorang Elias Memasuki tubuh seorang antagonis bernama Nielson Brighton, apakah dikehidupan yang baru ia akan bahagia atau tidak?. "Udah bener mati malah idup lagi"- "Hm menarik, jadi antagonis ya?"- "Mari Kita menghancurkan alurnya!!"- ⚠️Not bxb just brothership ⚠️ Jangan lupa "VOTE"💕 and "FOLLOW" Picture by pinterest~ Edite by me😚
Galaksi Bima Sakti PT. 2 by hccdells
hccdells
  • WpView
    Reads 6,329
  • WpVote
    Votes 1,173
  • WpPart
    Parts 9
Kisah tiga anak kembar Raga Sadjiwa yang setiap harinya selalu meributkan hal kecil namun penuh dengan keintiman. Keceriaan yang selalu membuat rumah penuh warna, haru dan juga kehangatan. Galaksi, Bima, dan Sakti siap meramaikan Ramadhan tahu ini ; Masih sama dengan Galaksi Bima Sakti di Ramadhan tahun lalu, jangan lupa rameeeein!!! vote dan komennya yaaaa biar aku semangat sampai lebaran
MOIRA by nov3l05
nov3l05
  • WpView
    Reads 440,277
  • WpVote
    Votes 41,370
  • WpPart
    Parts 54
Lee Donghyuck tiba-tiba mati dan terbangun menjadi Lee Haechan karakter utama dari sebuah novel yang dibacanya. Ia datang menjadi Haechan tepat, empat tahun sebelum kematian Haechan.! Dia sudah pernah mati, jadi tentu saja Donghyuck tidak mau merasakannya lagi. Apakah yang harus Donghyuck lakukan agar tetap bisa hidup??? Ikuti kisahnya disini... Ingat ini BXB jadi jangan salah lapak ya...
INSAN TERPASUNG by blackcurrantbery
blackcurrantbery
  • WpView
    Reads 23,525
  • WpVote
    Votes 1,925
  • WpPart
    Parts 37
Rumah itu terlalu sunyi untuk dua orang yang masih hidup. Sejak pemakaman orang tua mereka tiga bulan lalu, tak ada lagi suara tawa, tak ada lagi aroma kue dari dapur, tak ada lagi suara berat sang ayah yang biasa menggema memanggil nama mereka dari ruang kerja. Yang tersisa hanya detik jam dinding dan bunyi lembaran laporan keuangan yang dibalik tengah malam. Kini ia adalah direktur utama. Dan ia tidak pernah menginginkannya. Di belakangnya, suara langkah ringan terdengar. Rangga. Adiknya lebih muda tiga tahun, tapi sorot matanya lebih tua dari usia mereka berdua digabungkan. Rangga tak pernah menangis di pemakaman. Dia berdiri paling depan, menatap liang lahat dengan wajah kosong. "Abang bisa," katanya malam itu, saat Fajar gemetar memegang surat pengalihan saham. "Abang harus bisa." Rangga tak pernah benar-benar melepaskannya. Ketika GPS di ponselnya mati, Rangga tidak panik. Ia hanya menatap layar laptopnya, menelusuri sinyal lain, jam tangan pintar yang melingkar di pergelangan Fajar. Hadiah ulang tahun darinya. Pelacak yang tak pernah Fajar sadari fungsinya lebih dari sekadar pengingat detak jantung. Ia melakukan itu karena takut abangnya kembali " rusak" , dan Rangga benci memperbaiki sesuatu dua kali. Fajar akhirnya mengerti satu hal yang tak pernah dia sadari sejak ayah mereka meninggal,ia bukan lagi direktur utama. Ia adalah milik Rangga. Fajar sadar bahwa tekanan itu bukan tentang bisnis, bukan tentang saham atau perusahaan. Tekanan itu adalah tentang kepemilikan. Tentang adik yang kehilangan ayah dan ibu, lalu memutuskan bahwa satu-satunya cara agar dunia tidak runtuh lagi, adalah dengan mengendalikan satu-satunya keluarga yang tersisa.
Saujana Kasih by blackcurrantbery
blackcurrantbery
  • WpView
    Reads 8,341
  • WpVote
    Votes 1,119
  • WpPart
    Parts 36
Senja turun di rumah yang tak pernah benar-benar sunyi. Vano baru menutup laptop ketika aroma jahe dan madu dari dapur mendahului munculnya Alfa. "Udah minum obat, kak?" suara lembut Alfa terdengar. Vano tersenyum tipis. "Belum. Nanti aja, bang " Alfa meletakkan cangkir, uapnya naik tipis. "Jangan telat makan. Kakak sejak tadi pegang laptop terus." Ia berdiri di belakang, memijat bahu Vano perlahan. Dari lorong terdengar suara lain. "Capek, kak?" Gema muncul, menempelkan pipinya ke lengan Vano, tangannya perlahan menyelip ke pinggang kakaknya. Tekanan pertama lembut, selanjutnya lebih dalam. Vano diam tak berkomentar, hanya mengencangkan rahang. Alfa menghentikan pijatan. "Gema, kamu belum makan?" "Sudah," jawab Gema, wajah kosong, tangannya masih di pinggang Vano. Bibirnya mendekat ke telinga kakaknya, lirih, "...jangan terlalu dekat sama Alfa, kak....: ".....nanti aku cemburu." Alfa tak mendengar, tapi melihat garis tipis di alis Vano menegang. Ia pergi ke dapur, dan cengkeraman Gema berubah, menarik Vano sedikit. "Kakak ngerti kan?" Vano menatap hangat. "Iya." Gema tersenyum miring, tangannya naik ke pipi Vano, lalu mengecup pipi Vano lembut tapi terasa seperti menandai kepemilikan. " Kalau ngerti, jangan buat aku cemburu," bisiknya.