nindalyn
Setiap pulang sekolah, Nebula dan Arvin duduk bersama di anak tangga keempat, berbicara, tertawa, dan menikmati teh kotak. Mereka terlihat seperti sahabat biasa, tapi bagi Nebula, semuanya lebih dari itu-sesuatu yang dia sembunyikan rapat‑rapat. Perasaan yang semakin tumbuh, tapi tak pernah dia ungkapkan.
Arvin selalu ada di sana, tapi apakah dia juga merasakan hal yang sama? Atau mungkin Nebula hanya tamu dalam hidup Arvin yang akhirnya terlupakan? Saat waktu berlalu, Arvin mulai merasakan ada yang hilang. Tapi, apakah sudah terlambat untuk mengungkapkan perasaan yang tak pernah terucap?