Saat ini sedang dibaca 🎲
3 stories
HAGA : Becoming the Father of the Villain Twins by lizeaxy
lizeaxy
  • WpView
    Reads 422,564
  • WpVote
    Votes 42,415
  • WpPart
    Parts 46
Haga jadi ayahh?? [KARYA AKU ASLI YA. BUKAN TERJEMAHAN] Haga tadinya adalah seorang laki-laki biasa yang bekerja keras sedari remaja untuk menghidupi dirinya dan adiknya. Namun, sekarang Haga malah bertransmigrasi ke novel yang sering dibaca oleh adiknya. Yang lebih buruknya lagi peran Haga adalah seorang ayah yang sering mabuk-mabukan, memukuli orang, bermain dengan banyak wanita, dan melakukan kekerasan. Ditambah lagi, ia harus menjadi seorang ayah dari kedua anak kembar yang di masa depan akan menjadi antagonis dalam novel tersebut. Ini seriusann??? -Haga **** Ayah" suara anak kecil membangunkan Haga yang sedang tertidur. "Ayahh" panggilnya lagi membuat Haga merasa risih. "Ava lapar, ayah" suara anak kecil itu masih memenuhi telinga Haga. "Kalo laper masak lah" Haga yang tadinya masih tertidur dalam posisi telentang, langsung membalikkan badannya hingga memunggungi asal suara. "Tapi nggak ada makanan yang bisa dimasak, Ayah. Kian butuh makan, badannya panas" "Ayah, Ava mohon. Kian sakit. Harus makan" "Ayah" tidak henti-hentinya anak kecil itu menganggu Haga. Haga tadinya merasa risih dan kesal karena tidurnya diganggu. Namun, tak lama ia merasakan ada hal yang aneh. 'Ayah??' Mengapa ada yang memanggilnya ayah? Mana mungkin adiknya memanggil dirinya ayah 'kan. Menyadari keanehan itu, Haga langsung membuka matanya. Ia dapat melihat seorang anak kecil perempuan dengan badan yang sangat kurus dan tubuhnya penuh luka. Rambut panjangnya yang berwarna pink bergelombang juga terlihat kusut tidak beraturan. "Kamu.... siapa?" ⚠️ Warning ⚠️ - Slow update - Buat yang mau plagiat, hushhhh sana jauh-jauh, pergi dari sini
Antagonis: Mereka kembali by Aiutapu
Aiutapu
  • WpView
    Reads 45,499
  • WpVote
    Votes 3,476
  • WpPart
    Parts 13
"sampai akhir, aku tetap akan jadi antagonis dimata mereka"-B *** Disaat sang antagonis yang mereka kenal telah pergi, mereka menyesal. Menyesal telah bersikap abai pada sang antagonis. Kebenaran terungkap, dan semua orang mulai merasa sesak dan benci pada diri mereka sendiri dulu. Kenapa? Kenapa mereka sangat egois? Sampai... Sebuah keajaiban muncul. Disaat semua orang terpuruk, mereka membuka mata, dan kembali kemasa lalu. Mereka berjanji akan merubah takdir sang antagonis, dan memberikan cinta yang selama ini ia inginkan. Lalu, apa yang akan terjadi selanjutnya? Silakan baca saja. *** ⚠️WARNING! -CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, JADI JANGAN DI TIRU! -TERDAPAT ADEGAN BERDARAH, KALAU GAK SUKA SKIP! -DILARANG PLAGIAT! -MURNI HASIL PEMIKIRAN SENDIRI.