chokeenzchai
- Прочтений 347
- Голосов 25
- Частей 7
Hong hanya bisa bergumam, "Jangan... sentuh... aku..."
Nut tersenyum kecil.
"Terlambat."
Ia membuka salah satu kamar bar, menutup pintunya dari dalam, lalu mengunci.
Kamar itu hangat dan tenang.
"Sudah lama aku menunggu momen seperti ini," ucap Nut pelan, seakan berbicara pada dirinya sendiri.
"Tapi tidak kusangka akhirnya begini."
Hong mencoba fokus, tetapi pandangannya kabur.
Nut menyeka keringat di pelipis Hong dengan ibu jarinya, gerakannya pelan seperti sudah biasa melakukannya.
"Tenanglah."
Nada suaranya lembut, memberi rasa aman yang aneh.
"Aku tidak akan menyakitimu."
Ia berhenti sejenak, napasnya menyentuh kulit Hong.
"Kecuali kau ingin."