bychacha_
- Reads 9,330
- Votes 1,303
- Parts 9
"Kamu masih mencintainya?" tanya Lalisa, sebaik mungkin ia jaga suaranya supaya tidak bergetar, kala melemparkan pertanyaan itu.
Tatapnya pun ia buat setenang mungkin saat menatap manik indah milik perempuan di hadapannya, mati-matian mengendalikan degup jantung menggila di dalam sana, berharap bahwa kata yang terucap dari bibir itu adalah tidak.
Akan tetapi, dua menit berlalu, pertanyaannya hanya mengudara tanpa jawaban. Entah? Jennie tidak kunjung menjawab, perempuan itu hanya menatapnya, dan Lalisa tidak mengerti apa maksudnya.
Pastinya, yang Lalisa rasakan kala mendapati tatap itu, adalah keinginan yang begitu kuat untuk berlutut dan menggenggam tangan perempuan itu, seraya berucap, "Tetap jadi istriku.."
Namun, akal sehat masih menguasai Lalisa, membuatnya sadar; bahwa bukan dirinyalah seorang yang seharusnya mendampingi Jennie. Bibirnya pun berucap.
"Kamu bisa kembali padanya. Saya akan menceraikan kamu."