Ishintya
- Reads 5,547
- Votes 215
- Parts 15
Fazza menyunggingkan senyuman liciknya, dia mengelus dada Glen dengan jari lentiknya.
"Anak ingusan itu udah sebesar ini ya ? Berapa taun kita gak ketemu ?" Nadanya sedikit menggoda.
"2 tahun ? 5 Tahun ? Aaaahhh gua lupa, 12 tahun bukan ?" Tangan Fazza masuk ke dalam kaos yang dikenakan Glen, dia mengelus abs Glen dengan tangan dinginnya.
"Papa !" Henti Glen menahan tangan Fazza.
"Ck ! Embel embel sialan itu !" Fazza menghempaskan tangan Glen.
Saat Fazza menyapu tangannya dengan sapu tangan, tanpa dia sadari Glen terus memandangi sisi wajah sang papa.
GRAB !
Glen menarik pinggang Fazza. Fazza yang kaget pun hanya bisa menahan dada Glen, sapu tangan yang tadi dia genggam, terjatuh begitu saja.
"Aku udah dewasa sekang, jadi tidak ada kata HANYA anak-anak lagi untuk ku, Iya kan ? PAPA ?" Smirknya.
"Papa tau ? Sedikit saja sentuhan dari mu, bisa berakibat fatal untukmu !!" Bisik Glen tepat di leher Fazza.
CRAK !
Suara kunci pistol terdengar.
"Coba saja !" Todong Fazza.