seravaille
- Reads 117
- Votes 16
- Parts 19
"Aku menulis surat setiap malam, untuk seseorang yang tak akan pernah membalas."
Setelah kepergian Aisyah, hidupku berubah menjadi rangkaian hari tanpa makna. Yang lebih menyakitkan dari kehilangan adalah melihat pelaku yang menabraknya hidup nyaman dilindungi reputasi, diselamatkan kuasa.
Dalam ruang sunyi yang penuh asap rokok dan surat-surat tak terkirim, aku mencoba bertahan. Tapi luka tidak selalu sembuh oleh waktu-kadang ia justru membusuk dalam diam.
Surat yang Tak Pernah Tersampaikan adalah kisah tentang kehilangan yang tak diakui, keadilan yang tak tedegakkan, dan cinta lama yang hadir saat Juka belum sempat pulih.