Gold List
17 stories
Crimson Etiquette || KeonHyeon by iKuciTales
iKuciTales
  • WpView
    Reads 885
  • WpVote
    Votes 243
  • WpPart
    Parts 2
Di tengah perebutan tahta yang kotor dan kepalsuan tata krama istana, Damien dan Adrian terjebak dalam taruhan paling berbahaya. Mereka adalah musuh yang seharusnya saling menghancurkan, tapi justru berakhir saling mencintai dalam diam yang mematikan. ​Di dunia di mana setiap gerakan diawasi dan setiap kata adalah jebakan, mampukah mereka tetap memakai topeng etiket saat hati mereka menuntut untuk memiliki satu sama lain? ​"He never raised his voice, never forced a hand. And yet, somehow, the other learned to stay, to listen, to obey... as if it had always been his choice." ​[ BxB | Kingdom AU | Rivals-to-Lovers | Power Dynamics ] Ini KeonHyeon ft. MarJames.
Tangled Hearts - Keonho x Seonghyeon CORTIS by kindummy
kindummy
  • WpView
    Reads 75,412
  • WpVote
    Votes 5,915
  • WpPart
    Parts 22
WARNING🚨 this story is not for a homophobic. so please just skip if ur not into this kind of stuff. and for the readers please just keep this fantasy for yourself and don't spread this to any platform. okey? thankyou. alright. next, lets enjoy the reading.. -------- -------- -------- -------- --------
The LOCKER | KeonHyeon [REVISI] by CeritaSangLuis
CeritaSangLuis
  • WpView
    Reads 10,484
  • WpVote
    Votes 2,682
  • WpPart
    Parts 22
Niat hati ingin jadi pahlawan romantis di hari Valentine, Abisatya Sean Pratama justru terjebak dalam bencana paling memalukan seumur hidupnya. Gara-gara info sesat dari kakak si gadis impian, sekotak cokelat dan surat cinta cringe berwarna pink miliknya malah mendarat di loker yang salah ​Sialnya, loker itu bukan milik sang pujaan hati, melainkan milik musuh bebuyutannya yang paling ia benci di sekolah. ​Alih-alih mengembalikan, laki-laki itu justru menjadikan surat pink itu sebagai senjata pemerasan. Pilihannya cuma dua bagi Sean. Suratnya tersebar di mading sekolah, atau rela jadi asisten pribadi yang super rese. ★ KeonHyeon AU - Kono!Top , Sean!Bott
Between Us [The End] by filavieflo
filavieflo
  • WpView
    Reads 3,075
  • WpVote
    Votes 544
  • WpPart
    Parts 26
Kisah tentang Sumin, seorang siswa SMA yang terpaksa harus menjadi teman "bayaran" Jinsik karena status sosial keluarganya. Hubungan pertemanan yang terpaksa Sumin jalani membuat Sumin tidak bisa bersikap ramah pada pemuda pendiam itu. Namun seiringnya waktu, satu per satu hal mulai Sumin ketahui. Yang membuat sudut pandangnya terhadap Jinsik mulai berubah Warning : Ini lapak friendship, bukan bxb -menggunakan bahasa non baku #xikersfanfic #14 - fanficlokal
Sepuluh ── .✦ by yeyochilli
yeyochilli
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 10
"kita bakal selalu 10 kan?" "𝒕𝒆𝒏𝒕𝒖." Mereka selalu bilang mereka 𝑺𝑬𝑷𝑼𝑳𝑼𝑯. Sepuluh teman yang tak terpisahkan, sepuluh 𝑶rang yang berjanji akan lulus bersama. Namun, setelah satu hari di rooftop sekolah itu, tak ada yang sama lagi. Karena... ternyata dari sepuluh itu, satu tak pernah benar-benar ada.
Fiancé Since Childhood || HyeonKeon ✔ by Rzyyxa
Rzyyxa
  • WpView
    Reads 83,970
  • WpVote
    Votes 9,209
  • WpPart
    Parts 29
‼️BXB‼️ Top : Seonghyeon Bottom : Keonho ------------------------------------------- Sejak kecil, Seonghyeon dan Keonho tidak bisa akur. Mereka tumbuh di lingkungan yang sama, sekolah di tempat yang sama, bahkan orang tua mereka bersahabat. Setiap mereka bertemu pasti akan berakhir dengan adu mulut, saling sindir, dan paling parahnya bisa sampai adu jotos. Mereka ini definisi air dan minyak, tidak bisa menyatu. Tapi siapa sangka, mereka berdua sudah bertunangan sejak kecil. Apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka berdua? ------------------------------------------- ╏Murni fiksi penggemar, cerita berasal dari imajinasi saya sendiri. Tidak ada sangkut pautnya dengan real life mereka.╏
House of Emblem: Freefall by haenumz
haenumz
  • WpView
    Reads 575
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 31
{A Xikers AU ft other groups} When either of them thinks back on life they're not sure why they thought it would be cleaner, less smeared with the blood and dirt that comes with a well worn battlefield. In the end they're all just thankful there are hands that hold up the pieces that would shatter to the ground below if beckoned to do so.