cookieecczz_
Keisya Maghreta, seorang siswi baru di Sekolah Pelita Bangsa (SPB), memulai hari pertamanya di SMA dengan harapan dan kecemasan. Meskipun wajahnya imut dan tubuhnya mungil seperti anak kecil, Keisya adalah pribadi yang kuat dan mandiri. Ia mengikuti jejak abangnya, Mahaputra Arshaka, yang terkenal bandel dan suka bolos sekolah. Orang tua mereka, Alexa dan Aliando, sangat protektif, terutama karena Keisya satu-satunya anak perempuan.
Cerita dimulai dari kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa), di mana Keisya tergabung dalam satu kelompok dengan Sera, Haidar, dan Sergio-sosok cowok dingin dan cuek yang ternyata adalah ketua dari geng sekolah bernama BTP (Barbar Tapi Penuh sopan santun). Sementara Keisya berusaha akrab dengan teman-teman barunya, ia juga harus menghadapi konflik batin terhadap gaya hidup abangnya yang bergaul dengan geng nakal.
Melalui kegiatan sekolah, interaksi kelompok, dan kehangatan serta kekakuan keluarga, Keisya perlahan menemukan dirinya berada di antara dua dunia: yang lurus dan yang liar. Meskipun awalnya tak menyukai Sergio karena sifat dinginnya dan kebiasaannya merokok, kedekatan mereka tumbuh perlahan lewat interaksi sederhana dan dinamika antar teman kelompok.