inkbreeze
- Reads 2,506
- Votes 699
- Parts 7
Dia tidak pernah mencari siapa ayahnya.
Tidak pernah bertanya kenapa ia lahir tanpa pelukan seorang ibu, tanpa nama yang lengkap, tanpa tempat di sebuah keluarga. Baginya, hidup sudah cukup dengan mereka yang membesarkannya kakek, nenek, dan seorang paman yang menjadi dunia kecilnya.
Dia tumbuh... tanpa harapan lebih.
Tanpa tahu, bahwa di tempat lain, ada sebuah keluarga yang hidup sempurna. Hangat. Penuh tawa. Dengan tujuh anak yang memanggil satu pria yang sama dengan sebutan "Ayah".
Sementara dia...
tidak pernah punya kesempatan untuk memanggil siapa pun dengan sebutan itu.
Bertahun-tahun berlalu, hingga sebuah masa lalu yang seharusnya terkubur, perlahan kembali ke permukaan. Sebuah pengakuan. Sebuah penyesalan. Dan seorang istri yang memilih kebenaran, meski harus menghancurkan kebahagiaannya sendiri.
"Cari dia."
Satu kalimat itu... mengubah segalanya.
Tanpa disadari oleh siapa pun, jarak antara dua dunia yang berbeda itu mulai menipis. Dan untuk pertama kalinya, seseorang yang tidak pernah merasa kehilangan... akan dipaksa berhadapan dengan sebuah kebenaran
Bahwa ia bukan tidak memiliki keluarga.
Ia hanya... tidak pernah dianggap ada.