JuliaJasmines
- Reads 3,083
- Votes 288
- Parts 23
Kamu mengerjapkan mata, menatap tumpukan rol film dan sketsa di meja seberang ranjang. Ingatan semalam menghantam mu seperti ombak. Kalian melakukannya. Kamu dan Jake. Sahabat terbaikmu.
Tidak ada pernyataan cinta. Tidak ada status pacaran. Hanya ada keheningan yang nyaman namun membingungkan. Kamu menyadari satu hal, hubungan kalian tidak akan pernah kembali seperti semula, dan entah mengapa, kamu tidak keberatan dengan risiko itu.
"Jake, gue pengin ke toilet," bisikmu lirih, mencoba melepaskan diri dari dekapan hangatnya. Kamu menyentuh punggung tangannya yang masih melingkar protektif di pinggangmu.
Jake bergumam tidak jelas sebelum akhirnya membuka mata. Ia mengucek matanya dengan satu tangan, sementara tangan lainnya masih enggan melepasmu. Suaranya terdengar berat khas bangun tidur, "Yakin bisa jalan sendiri?"