_trulyssa
Dulu, rumah itu tak pernah sepi.
Ia menjadi tempat pulang bagi banyak suara, tawa, dan generasi yang tumbuh bersama.
Kepergian satu sosok perlahan mengubah segalanya.
Keluarga yg dulu utuh mulai merenggang oleh konflik, jarak, dan luka yang tak pernah selesai dibicarakan.
Rumah tetap berdiri, namun kehilangan perannya sebagai pusat kebersamaan.
Without Our Butterfly adalah kisah tentang sebuah keluarga yang kehilangan dua sayapnya-
figur yang selama ini menjaga keseimbangan dan arah pulang.
Tentang pertemuan kembali yang terjadi bukan karena rukun,
melainkan karena kehilangan yang tak terelakkan.
'Rumah' menjadi saksi bisu kebersamaan dan konflik mereka,
tetap berdiri,
namun tak lagi tegap.
Ini bukan cerita tentang menyatukan kembali yang telah pecah, dan bukan hanya tentang kematian.
melainkan tentang apa yang hancur setelahnya,
dan mencari cara baru untuk "terbang" setelah semuanya berubah.